
Emas Makin Perkasa, Sinyal The Fed Jadi Pemicu
Harga emas bertahan di atas US$4.400 per troy ounce pada Kamis (13/08) dan mendekati level tertinggi dalam sepuluh pekan. Pergerakan ini didukung

Harga emas bertahan di atas US$4.400 per troy ounce pada Kamis (13/08) dan mendekati level tertinggi dalam sepuluh pekan. Pergerakan ini didukung

Harga minyak mentah bergerak menuju US$84 per barel pada Rabu (12/08) dan mencatat kenaikan selama lima sesi berturut-turut. Penguatan tersebut terjadi ketika

Harga emas kembali menguat menuju US$4.400 per ons pada Rabu (12/08), memulihkan penurunan sesi sebelumnya. Perhatian investor kini tertuju pada data inflasi

Harga Perak terkoreksi setelah mencatat kenaikan selama dua sesi dan bergerak di sekitar US$66 per troy ounce pada perdagangan Asia. Tekanan muncul

Harga minyak mentah WTI bertahan di atas US$82 per barel setelah mencatat kenaikan selama tiga sesi berturut-turut. Penguatan ini didorong meningkatnya ketidakpastian

Harga emas menembus US$4.400 per troy ounce pada Selasa (11/08) dan mencapai level tertinggi dalam dua bulan. Penguatan ini terjadi ketika minat

Harga minyak mentah berpotensi naik menuju US$79 per barel pada Senin (10/08), mencatat penguatan selama tiga sesi berturut-turut. Kenaikan ini terjadi di

Harga emas (XAUUSD) bertahan di atas US$4.300 per troy ounce pada awal pekan (10/08) setelah melonjak lebih dari 7% sepanjang minggu lalu.

Indeks Dolar AS bergerak stabil di kisaran 99,95 pada perdagangan Jumat (07/08) setelah bangkit pada sesi sebelumnya. Pelaku pasar memilih menahan posisi