
Emas Makin Berat, The Fed Jadi Biang Kerok
Harga emas kembali melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan turun di bawah US$4.400 pada paruh pertama sesi Eropa, Selasa (08/09). Penguatan dolar

Harga emas kembali melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan turun di bawah US$4.400 pada paruh pertama sesi Eropa, Selasa (08/09). Penguatan dolar

Harga perak menguat menembus US$66 per ons pada perdagangan Selasa (08/09), tetapi masih dibayangi tekanan dari prospek kenaikan suku bunga global. Ekspektasi

Harga minyak WTI melemah tipis ke sekitar US$90,40 per barel pada sesi Asia Selasa (08/09). Namun, tekanan tersebut berpotensi hanya sementara di

Harga Emas bergerak dengan bias negatif moderat di sesi Amerika, berada di sekitar US$4.414 atau turun 0,35% setelah sempat menyentuh US$4.381. Pelemahan

Harga Perak bergerak tipis setelah dibuka dengan gap bearish, namun masih bertahan di zona negatif sekitar US$66,10 per troy ons pada sesi

Harga minyak mentah menguat menuju US$92 per barel pada Senin (07/09), melanjutkan kenaikan pekan lalu di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat

Harga emas bergerak di sekitar US$4.400 per troy ounce pada Senin (07/09) setelah turun sekitar 1% pada sesi sebelumnya. Tekanan datang dari

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan di bawah level 99 pada Jumat (04/09) setelah merosot tajam pada sesi sebelumnya. Tekanan muncul seiring pelaku

Harga minyak mentah melonjak menuju US$92 per barel pada perdagangan Jumat (04/09) dan berpotensi mencatat kenaikan sekitar 10% dalam sepekan. Penguatan harga