
Market Outlook: Emas Terjepit Data AS dan Konflik Timur Tengah
Harga Emas tertekan hingga mendekati US$4.395 pada awal perdagangan Asia pekan (07/09), melanjutkan pelemahan setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang kuat mengubah

Harga Emas tertekan hingga mendekati US$4.395 pada awal perdagangan Asia pekan (07/09), melanjutkan pelemahan setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang kuat mengubah
Harga Emas Tertekan Setelah Nada Hawkish The Fed Harga emas melemah ke sekitar US$4.445 pada awal perdagangan sesi Asia, Senin (31/08), setelah

Pasar keuangan global memasuki pekan yang penuh perhatian. Investor kini menyoroti arah suku bunga global dan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang,

Harga emas kembali menguji area US$4.400 setelah sebelumnya memantul dari sekitar US$4.300. Level tersebut menjadi zona penting bagi pembeli untuk mempertahankan momentum

Setelah mengawali pekan dengan pergerakan relatif tenang, Emas (XAU/USD) mulai mengumpulkan momentum bullish dan menembus level US$4.300, mencatat posisi tertinggi sejak pertengahan

Fokus Pasar: Data NFP Amerika Serikat Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian pada rilis Non-Farm Payrolls (NFP) yang menjadi indikator utama kesehatan pasar

Lonjakan harga minyak dalam beberapa pekan terakhir sempat mendorong pasar memperkirakan Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga. Namun, data

Emas Kehilangan Status Safe Haven Harga emas (XAU/USD) mengalami pergerakan yang sangat tajam sepanjang semester I 2026. Pada Januari hingga Februari, emas

Sentimen pasar global pekan ini diperkirakan masih dipengaruhi oleh perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Meningkatnya tensi geopolitik berpotensi menjaga