Harga emas kembali menguat seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah. Ketidakpastian geopolitik mendorong investor mengalihkan dana ke aset safe haven seperti emas, sehingga permintaan meningkat meski pasar masih menunggu arah kebijakan ekonomi global.
Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati pergerakan dolar AS dan ekspektasi suku bunga The Fed. Jika bank sentral Amerika Serikat memberi sinyal penurunan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan, daya tarik emas berpotensi semakin kuat karena biaya peluang memegang logam mulia menjadi lebih rendah.
Untuk jangka pendek, arah harga emas masih dipengaruhi oleh perkembangan situasi geopolitik dan data ekonomi AS. Selama ketidakpastian tetap tinggi, peluang kenaikan masih terbuka. Namun, investor tetap perlu mewaspadai volatilitas yang dapat meningkat sewaktu-waktu apabila muncul kabar yang mengubah sentimen pasar secara cepat.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga emas (XAU/USD) menunjukkan momentum bullish setelah berhasil menembus area Break of Structure (BOS) di sekitar 4.100 dan melanjutkan kenaikan hingga mendekati resistance 4.135. Namun, area tersebut juga bertepatan dengan weak high, sehingga berpotensi memicu aksi ambil untung. Selama harga mampu bertahan di atas kisaran 4.092, tren naik masih memiliki peluang berlanjut menuju target 4.135 hingga 4.155.
Apabila terjadi koreksi, area 4.092 – 4.066 menjadi zona beli yang menarik karena berdekatan dengan golden ratio Fibonacci dan demand zone. Selama support ini tetap terjaga, peluang rebound masih terbuka. Sebaliknya, jika harga turun menembus 4.066, tekanan jual berisiko meningkat dan dapat mengubah sentimen jangka pendek menjadi lebih bearish.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi