HomeMarket NewsMinyak Tertekan, Tapi Badai Iran Bisa Picu Lonjakan Baru

Harga minyak mentah turun ke sekitar US$86 per barel setelah mencatat kenaikan tajam dalam sepekan terakhir. Investor memilih mengambil keuntungan sambil menunggu pengumuman Amerika Serikat terkait sanksi baru terhadap Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut langkah tersebut sebagai sanksi “terberat” dalam sejarah untuk menekan Iran dan pihak-pihak yang masih berhubungan dagang dengannya.

Kebijakan tersebut berpotensi memperketat pasokan minyak global. Pengiriman minyak Iran sudah terganggu, sementara pembelian dari China mulai menurun akibat tekanan dan blokade AS. Jika hambatan ekspor semakin besar, pasokan dunia bisa kembali tertekan dan berpotensi menjaga harga minyak tetap tinggi.

Di sisi lain, Iran menilai ancaman tersebut tidak akan berhasil karena negara itu sudah terbiasa menghadapi blokade ekonomi. Ketegangan di Selat Hormuz juga masih tinggi, dengan lalu lintas kapal yang berada jauh di bawah kondisi normal. Situasi ini membuat pasar minyak tetap sensitif terhadap setiap perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, pergerakan minyak WTI terlihat mulai kehilangan momentum setelah gagal bertahan di area resistance 86,50 – 87,10. Harga saat ini bergerak di sekitar 85,76 dan masih berada di bawah zona supply, sehingga peluang koreksi tetap terbuka. Support terdekat berada di 85,44 – 85,06, sedangkan area 84,44 menjadi batas penting yang perlu diperhatikan jika tekanan jual semakin kuat.

Jika support 84,44 ditembus, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju target 83,72 dan 82,80. Sebaliknya, apabila WTI mampu kembali menembus 86,50 hingga 87,10, skenario bearish dapat melemah dan membuka ruang kenaikan lebih lanjut. Pergerakan minyak juga masih sensitif terhadap perkembangan sanksi AS terhadap Iran dan gangguan pasokan di kawasan Timur Tengah.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze