Harga perak mengawali pekan dengan pergerakan lesu dan cenderung mendatar di atas US$64,00 pada sesi Asia. Investor memilih menahan posisi sambil menunggu sinyal baru dari sejumlah bank sentral utama.
Perhatian pasar kini tertuju pada keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Kamis dini hari, dilanjutkan Bank of England pada Kamis dan Bank of Japan (BoJ) pada Jumat. Rangkaian agenda tersebut berpotensi meningkatkan volatilitas pasar keuangan.
Arah kebijakan moneter menjadi kunci bagi pergerakan XAG/USD karena perak tidak memberikan imbal hasil. Jika bank sentral memberi sinyal kebijakan lebih longgar, permintaan logam mulia berpotensi menguat, sementara sikap hawkish dapat kembali menekan harga perak.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAGUSD pada grafik 1 jam berpotensi melanjutkan tren positif usai terpantul dari zona krusial Golden Ratio Fibonacci 61.8% di area 63.86. Sinyal pembalikan arah ini memberikan ruang bagi para pembeli untuk mengambil alih kendali pergerakan komoditas logam mulia tersebut. Selama harga bertahan di atas level fondasi utama tersebut, momentum kenaikan diperkirakan bakal terjaga menuju sasaran terdekatnya.
Target penguatan pertama diproyeksikan menembus 65.27 (level Fibonacci 0.00%), sebelum melanjutkan reli menuju target kedua di kisaran 65.89 (-27.20%). Kendati demikian, para pelaku pasar tetap wajib mewaspadai risiko koreksi; penembusan ke bawah titik 62.99 (Invalidasi Support) akan membatalkan skenario bullish ini dan memicu penurunan lebih mendalam.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi