Harga minyak mentah kembali melemah dibawah US$100 per barel pada Jumat (18/09), memperpanjang penurunan untuk sesi ketiga berturut-turut. Tekanan datang setelah kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi di Timur Tengah mulai mereda, sementara harapan terhadap jalur diplomasi untuk mengakhiri konflik kembali menguat.
Arab Saudi juga mempercepat upaya memulihkan kapasitas pipa East-West yang ditargetkan kembali beroperasi sekitar setengah kapasitasnya dalam beberapa hari dan pulih sepenuhnya dalam enam pekan. Sambil menunggu proses tersebut, sebagian ekspor minyak dialihkan melalui Selat Hormuz dengan bantuan kapal pengangkut ulang untuk mengurangi paparan terhadap potensi serangan Iran.
Di sisi lain, situasi geopolitik masih menjadi risiko bagi pasar minyak. China disebut mendorong Iran membantu meredam serangan kelompok Houthi terhadap infrastruktur energi Arab Saudi. Presiden Donald Trump juga mengatakan masih mempertimbangkan serangan lanjutan terhadap Iran. Perkembangan diplomasi dan keamanan kawasan kini menjadi faktor penting yang dapat menentukan arah harga minyak berikutnya.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga minyak mentah WTI pada kerangka waktu 1 jam menunjukkan konfirmasi perubahan tren (Change of Character) setelah gagal mempertahankan puncaknya di area Strong High 102.097. Saat ini, pergerakan grafik cenderung bergerak turun dan diperkirakan akan mengalami pembalikan arah sementara ke area koreksi di sekitar level Fibonacci 38.20% (97.474) hingga 50.00% (98.357). Zona ini menjadi perhatian utama bagi para pelaku pasar untuk melihat apakah dorongan tekanan jual akan kembali mendominasi pasar.
Selama pergerakan harga tidak menembus Invalidasi Level di batas atas koreksi, skenario penurunan diperkirakan akan berlanjut tajam. Proyeksi target utama berada pada level Weak Low 94.617 sebagai Target 1, dengan potensi penurunan susulan mencapai Target 2 di kisaran 92.582 (Fibonacci -27.20%). Penembusan ke bawah zona tersebut akan memperkuat struktur bearish pada komoditas ini untuk jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi