Harga perak kembali berupaya menguat seiring penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi. Kondisi ini memberikan sentimen positif bagi logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil, termasuk perak, karena inflasi yang lebih terkendali dapat mengurangi tekanan terhadap kebijakan moneter.
Di sisi lain, pasar energi masih menjadi perhatian setelah serangan drone merusak pipa Timur-Barat Arab Saudi. Meski pemulihan sebagian kapasitas diperkirakan berlangsung dalam beberapa hari, gangguan tersebut tetap menjadi faktor penting bagi pergerakan harga minyak dan sentimen pasar global.
Namun, kenaikan perak masih menghadapi sejumlah hambatan dari kebijakan moneter Amerika Serikat. Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dan memberikan sinyal bahwa pengetatan lebih lanjut masih terbuka. Suku bunga yang lebih tinggi berpotensi menekan permintaan terhadap logam mulia, sehingga pergerakan perak tetap sensitif terhadap arah kebijakan The Fed dan kondisi inflasi AS.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga perak (XAGUSD) pada grafik H1 berpotensi melanjutkan tren bullish setelah tertahan di sekitar garis tren bawah dan membentang pola konsolidasi. Peluang entri posisi buy terbuka ketika pergerakan melakukan koreksi menuju area Rejection pada kisaran 63,3637. Skenario transaksi ini menempatkan titik Invalidasi Support di level 62,8074 sebagai batas toleransi risiko jika aksi jual mendadak mendominasi pasar.
Dorongan pembeli diproyeksikan bakal memicu reli menuju Target 1 pada level 64,4247 sebagai area resistensi terdekat. Jika momentum penguatan tetap solid, grafik berpeluang menembus garis tren atas untuk mengejar Target 2 di kisaran 64,9285. Strategi ini memanfaatkan pembalikan arah teknikal guna mengoptimalkan rasio imbal hasil terhadap risiko secara terukur.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi