Harga emas bergerak di sekitar US$4.350 per troy ounce pada Jumat (18/09) setelah melonjak hampir 2% pada sesi sebelumnya. Penguatan tersebut mendapat dukungan dari penurunan harga minyak yang mulai meredakan kekhawatiran inflasi. Kondisi ini turut mendorong imbal hasil obligasi AS turun sehingga meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.
Harga minyak melemah untuk sesi ketiga berturut-turut seiring upaya Arab Saudi memulihkan aliran minyak melalui jaringan pipa East-West. Rencana pertemuan Presiden Donald Trump dengan para pemimpin negara Teluk pekan depan juga menjadi perhatian pasar karena dapat memengaruhi sentimen terkait pasokan energi dan ketegangan geopolitik. Di sisi lain, yield Treasury AS 10 tahun turun ke sekitar 4,93% setelah sempat menembus 5% pada awal pekan.
Pelaku pasar kini kembali mencermati arah kebijakan The Fed setelah bank sentral AS menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun. The Fed memberi sinyal bahwa pengetatan tambahan masih dapat diperlukan untuk meredam tekanan inflasi. Pasar saat ini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Oktober berada di sekitar 53%, sehingga arah kebijakan moneter berikutnya masih menjadi faktor penting bagi pergerakan harga emas.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan grafik harga XAUUSD pada kerangka waktu 1 jam menunjukkan indikasi pembalikan arah naik setelah berhasil menembus struktur resistance sebelumnya. Saat ini, pergerakan instrumen ini berpotensi mengalami penurunan sementara menuju zona tumpuan utama yang berada di kisaran Area Koreksi Fibonacci 50.00% (4,308.599) hingga Golden Ratio 61.80% (4,291.349). Tingkatan tersebut menjadi area krusial bagi para pelaku pasar untuk memantau sinyal dorongan beli kembali.
Selama pergerakan grafik mampu bertahan di atas batas Invalidasi Support pada level 4,266.789 (78.60%), skenario penguatan diperkirakan akan tetap mendominasi. Sasaran kenaikan terdekat berada pada level 4,381.693 sebagai Target 1 (0.00%). Apabila momentum bullish berlanjut dengan kuat, pergerakan dapat menembus area resistansi atas dan melaju menuju target berikutnya di kisaran 4,421.457 (Target 2).
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi