Harga perak bertahan di sekitar US$67 per ons pada Kamis (20/08) setelah melonjak hampir 6% pada sesi sebelumnya. Penguatan tersebut mendapat dorongan dari penurunan tajam imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, menyusul langkah Departemen Keuangan AS yang berencana meningkatkan pembelian kembali surat utang tenor 10, 20, dan 30 tahun untuk menekan biaya pinjaman jangka panjang.
Turunnya yield membuat biaya peluang memegang aset tanpa kupon seperti perak menjadi lebih rendah. Kondisi ini meningkatkan daya tarik logam mulia bagi investor, meski risalah rapat Federal Reserve Juli menunjukkan sebagian pejabat masih mempertimbangkan kenaikan suku bunga tahun ini untuk mencegah tekanan inflasi yang lebih besar di kemudian hari.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik Timur Tengah turut menjaga perhatian pasar terhadap risiko inflasi. Kebuntuan antara Amerika Serikat dan Iran membuat ketidakpastian tetap tinggi, sehingga pergerakan perak berpotensi dipengaruhi oleh kombinasi arah yield Treasury, kebijakan The Fed, serta perkembangan geopolitik dalam beberapa sesi mendatang.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD menunjukkan momentum bullish kuat setelah berhasil menembus area resistance 67,31 dan kini bergerak di sekitar 68,45. Struktur harga masih mendukung kenaikan, dengan target terdekat 67,81 dan 68,45 yang telah diuji. Jika breakout berlanjut, area 69,00 – 69,15 berpotensi menjadi sasaran berikutnya.
Skenario bullish tetap menarik selama harga bertahan di atas 67,31. Koreksi menuju 66,87 – 66,17 dapat menjadi area pemantauan untuk mencari peluang lanjutan, sedangkan penurunan di bawah 65,47 akan menjadi sinyal bahwa momentum positif mulai melemah. Perak (XAGUSD) masih memiliki peluang melanjutkan rally, terutama jika tekanan yield AS terus berkurang.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi