Emas kembali diperdagangkan di atas US$4.500 per troy ounce pada Jumat (21/08) dan berpeluang mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut. Minat terhadap aset safe haven meningkat di tengah gejolak pasar mata uang dan obligasi, sementara kenaikan harga minyak turut memperkuat kekhawatiran terhadap inflasi global.
Penguatan tajam terjadi setelah emas melonjak lebih dari 4% pada Rabu menyusul rencana Departemen Keuangan AS untuk setidaknya menggandakan pembelian kembali surat utang jangka panjang. Kebijakan tersebut sempat menekan imbal hasil Treasury dan dolar AS, meski yield kemudian kembali naik karena pasar menilai langkah pemerintah mungkin hanya menjadi solusi sementara untuk menekan biaya pinjaman jangka panjang.
Di sisi lain, harga minyak terus menanjak seiring persiapan AS menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran. Kondisi ini menjadi katalis tambahan bagi emas, yang masih mendapat dukungan dari tingginya permintaan investasi serta pembelian bank sentral, terutama China. Kombinasi ketidakpastian geopolitik, risiko inflasi, dan pelemahan sentimen pasar membuat prospek emas tetap menarik sebagai aset perlindungan.
OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, XAU/USD menunjukkan momentum bullish setelah memantul dari area demand zone 4.510 – 4.522. Struktur harga mulai menguat dengan terbentuknya Change of Character (CHoCH), sementara area 4.535 menjadi resistance awal. Jika mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan menuju 4.553 – 4.566 semakin terbuka. Pergerakan ini sejalan dengan kondisi emas yang kembali menguat dalam beberapa sesi terakhir.
Namun, kenaikan belum sepenuhnya aman karena harga masih menghadapi resistance berlapis. Apabila terjadi penolakan di sekitar 4.535 – 4.544, XAU/USD berpotensi kembali menguji 4.522, bahkan area demand yang lebih rendah. Sebaliknya, breakout valid di atas 4.544 dapat memperkuat skenario bullish menuju target 4.553 dan 4.566. Karena volatilitas emas masih tinggi, konfirmasi candle dan pengelolaan risiko tetap penting sebelum mengambil keputusan berdasarkan analisis teknikal ini.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi