HomeMarket NewsMinyak WTI Makin Panas, Selat Hormuz Kembali Bikin Pasar Tegang

Harga minyak mentah WTI melanjutkan penguatan untuk hari ketiga berturut-turut dan mencatat kenaikan dalam lima dari enam sesi terakhir. Pada perdagangan Asia Rabu (02/09), WTI menyentuh level tertinggi sejak 24 Juli dan bergerak di kisaran pertengahan US$90 per barel, naik sekitar 1,20%. Sentimen positif masih mendominasi seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Situasi di Timur Tengah menjadi perhatian utama pasar setelah pasukan AS menyerang target Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) sebagai respons terhadap ancaman terhadap kapal komersial di Selat Hormuz dan personel militer AS. Iran kemudian melaporkan serangan rudal balistik dan drone ke sejumlah target terkait AS di Yordania serta Uni Emirat Arab. Eskalasi tersebut meningkatkan risiko gangguan jalur perdagangan strategis dan memicu kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan minyak global.

Tekanan pasokan juga datang dari Rusia yang memperpanjang larangan ekspor diesel hingga 30 September. Di sisi lain, rencana AS menggunakan minyak dari kesepakatan dengan Venezuela untuk mengisi kembali Strategic Petroleum Reserve belum memberikan kepastian kapan tambahan pasokan benar-benar masuk ke pasar. Kombinasi risiko geopolitik dan ketidakpastian suplai ini membuat prospek harga minyak WTI tetap bullish dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan USOIL pada timeframe 30 menit masih menunjukkan struktur bullish setelah harga berhasil menembus area resistance sebelumnya. Saat ini, harga berada di sekitar US$89,50 dan sedang menguji zona support US$89,04 – 89,70. Selama area tersebut mampu bertahan, peluang pembentukan momentum kenaikan masih terbuka, sejalan dengan sinyal teknikal yang saat ini cenderung bullish.

Jika tekanan jual muncul, koreksi berpotensi mengarah ke US$87,99 sebagai support penting sekaligus area golden ratio. Namun, selama level US$86,29 tidak ditembus, skenario utama tetap mengarah ke atas. Penembusan US$90,75 dapat membuka ruang menuju US$91,96 sebagai target berikutnya. Dengan volatilitas minyak yang meningkat akibat ketegangan geopolitik, trader tetap perlu mewaspadai pergerakan tajam dan false breakout.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze