Harga minyak mentah turun di bawah US$82 per barel pada perdagangan Selasa (27/07), memperpanjang pelemahan untuk hari ketiga berturut-turut. Penurunan ini dipicu oleh optimisme pasar setelah Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat sedang melakukan pembicaraan yang positif dengan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Harapan tercapainya kesepakatan dinilai dapat memulihkan kelancaran pasokan minyak dari kawasan tersebut.
Sentimen semakin membaik setelah laporan menyebutkan bahwa Washington menghentikan sementara serangan terhadap Iran demi memberi ruang bagi proses diplomasi. Di saat yang sama, Teheran juga menghentikan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di negara-negara tetangga. Akhir pekan lalu, perwakilan Iran dan Oman turut menggelar pertemuan guna membahas pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, rute penting bagi distribusi minyak dunia.
Di luar faktor geopolitik, tekanan terhadap harga minyak juga datang dari meningkatnya pasokan global. Ekspor minyak melalui terminal Caspian Pipeline Consortium di pesisir Laut Hitam Rusia kembali beroperasi setelah sebelumnya terganggu akibat serangan drone Ukraina. Kembalinya jalur ekspor ini meningkatkan ekspektasi pasokan yang lebih stabil, sehingga menambah tekanan pada pergerakan harga minyak dalam jangka pendek.
OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan harga WTI Oil pada grafik 30 menit masih bergerak dalam tren bearish setelah gagal mempertahankan area resistance dan terus membentuk lower high serta lower low. Saat ini harga berada di sekitar US$80, dengan area US$81,08 menjadi zona koreksi terdekat sekaligus resistance penting. Selama harga belum mampu kembali menembus level tersebut, tekanan jual diperkirakan masih mendominasi pergerakan jangka pendek.
Apabila pelemahan berlanjut, minyak berpotensi menguji support kuat di area US$78,88 hingga US$78,16 yang menjadi target penurunan berikutnya. Sebaliknya, jika terjadi rebound dan harga mampu bertahan di atas US$81,08, peluang pemulihan menuju US$82,02 akan semakin terbuka. Untuk saat ini, strategi yang lebih aman adalah menunggu pantulan ke area resistance sebelum mengonfirmasi arah pergerakan selanjutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi