Harga minyak mentah naik menembus $85 per barel pada perdagangan Rabu (22/07) dan mencapai level tertinggi dalam hampir enam pekan. Penguatan ini didorong meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi global setelah ketegangan geopolitik kembali memanas. Pernyataan Presiden Donald Trump yang menutup peluang perundingan cepat dengan Iran serta ancaman serangan lanjutan membuat pelaku pasar kembali memburu aset energi.
Risiko distribusi minyak juga meningkat setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mengancam jalur pelayaran di Laut Merah, salah satu rute ekspor penting bagi Arab Saudi. Selain itu, sebuah kapal tanker Kuwait yang mengangkut produk minyak dilaporkan terkena serangan di Selat Hormuz, mempertegas besarnya ancaman terhadap kelancaran arus perdagangan energi dunia.
Di luar kawasan Timur Tengah, perhatian pasar turut tertuju pada serangkaian serangan terhadap terminal Caspian Pipeline Consortium di pesisir Laut Hitam Rusia, jalur ekspor utama minyak Kazakhstan. Kombinasi gangguan pada beberapa rute strategis tersebut memperkuat kekhawatiran akan terbatasnya pasokan global, sehingga harga minyak berpotensi tetap bergerak tinggi selama risiko geopolitik masih membayangi pasar.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak mentah WTI pada grafik 30 menit masih bergerak dalam tren naik setelah berhasil mempertahankan area Break of Structure (BOS) di sekitar 84,36. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang penguatan tetap terbuka menuju 85,72 sebagai target pertama, dengan potensi lanjutan ke area 86,33 apabila tekanan beli terus meningkat. Struktur higher low yang terbentuk menunjukkan dominasi pembeli masih cukup kuat.
Meski tren masih positif, koreksi jangka pendek tetap berpotensi terjadi sebagai bagian dari pergerakan yang sehat. Area 84,16 – 84,36 menjadi zona penting untuk mengamati peluang buy jika muncul konfirmasi pantulan. Namun, apabila harga turun menembus 83,49, skenario bullish akan kehilangan validitas dan membuka peluang koreksi yang lebih dalam. Karena itu, trader disarankan menunggu sinyal konfirmasi sebelum melakukan transaksi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi