HomeMarket NewsEmas Melonjak Saat Timur Tengah Memanas

Harga emas naik mendekati $4.200 per troy ounce pada perdagangan Rabu (22/07), melanjutkan penguatan setelah minat terhadap aset safe haven kembali meningkat. Ketegangan di Timur Tengah menjadi pemicu utama, setelah Presiden Donald Trump mengecilkan peluang perundingan dengan Iran dalam waktu dekat serta memperingatkan kemungkinan serangan lanjutan. Di saat yang sama, kenaikan harga minyak memunculkan kekhawatiran baru terhadap inflasi global.

Situasi geopolitik juga semakin rumit setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mengganggu jalur pelayaran di Laut Merah. Selain itu, serangkaian serangan terhadap terminal Caspian Pipeline Consortium di pesisir Laut Hitam Rusia meningkatkan risiko gangguan pasokan energi. Kondisi tersebut mendorong harga minyak terus menguat, sehingga investor semakin berhati-hati terhadap potensi dampaknya terhadap kebijakan suku bunga bank sentral.

Dari Amerika Serikat, data ADP menunjukkan pertumbuhan perekrutan tenaga kerja swasta kembali melambat selama empat pekan berturut-turut. Perlambatan ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan pekan depan. Namun, pasar masih memperkirakan peluang lebih dari 55% untuk kenaikan suku bunga pada September, sehingga pergerakan harga emas diperkirakan tetap sensitif terhadap data ekonomi dan perkembangan geopolitik dalam beberapa waktu ke depan.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga emas (XAU/USD) pada grafik 1 jam berhasil menembus area resistance penting di sekitar 4.104, mengonfirmasi kelanjutan tren naik setelah terbentuknya struktur bullish baru. Selama harga mampu bertahan di atas area breakout, peluang penguatan masih terbuka dengan target terdekat di kisaran 4.142 hingga 4.157. Momentum beli juga didukung oleh terbentuknya higher high dan dominasi tekanan dari pihak pembeli.

Meski demikian, potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai sebelum harga melanjutkan kenaikan. Area 4.103 menjadi zona yang menarik untuk memantau peluang buy jika muncul konfirmasi pantulan. Sementara itu, apabila harga turun menembus 4.078, skenario bullish berpotensi melemah dan membuka ruang koreksi yang lebih dalam. Oleh karena itu, trader sebaiknya menunggu konfirmasi pergerakan harga sebelum mengambil keputusan transaksi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze