HomeMarket NewsHarga Emas Tertahan, Pasar Dibayangi Ancaman The Fed

Harga emas bertahan di atas level US$4.100 per troy ounce pada sesi perdagangan Asia, Kamis (23/07), meski masih berada di bawah puncak tertinggi dalam dua pekan terakhir. Pelemahan Dolar AS sebenarnya memberikan dukungan bagi logam mulia, namun penguatan tersebut belum cukup mendorong harga emas melanjutkan reli.

Di sisi lain, lonjakan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memicu kekhawatiran terhadap inflasi global. Kondisi ini membuat pelaku pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve berpotensi mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi atau bahkan kembali menaikkannya pada 2026 guna menekan tekanan harga.

Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi menjadi faktor yang membatasi kenaikan emas karena aset ini tidak memberikan imbal hasil. Meski demikian, risiko geopolitik yang masih tinggi tetap menjaga minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai, sehingga pergerakan harga diperkirakan akan tetap sensitif terhadap perkembangan konflik Timur Tengah dan arah kebijakan The Fed.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAU/USD pada grafik 1 jam menunjukkan tekanan jual mulai meningkat setelah harga gagal mempertahankan kenaikan di dalam pola ascending channel. Munculnya rangkaian candle bearish mengindikasikan momentum bullish mulai melemah, sehingga peluang koreksi masih terbuka selama harga bertahan di bawah area resistance 4.141. Jika tekanan jual berlanjut, emas berpotensi menguji area koreksi di sekitar 4.125 sebagai support awal.

Apabila level 4.125 ditembus secara meyakinkan, penurunan berpotensi berlanjut menuju target berikutnya di kisaran 4.086 hingga 4.068 yang menjadi area support penting. Sebaliknya, jika harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas 4.141, skenario bearish akan kehilangan validitas dan membuka peluang bagi emas untuk melanjutkan tren naik. Oleh karena itu, trader sebaiknya menunggu konfirmasi pergerakan harga di area kunci sebelum mengambil keputusan transaksi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze