HomeMarket NewsMinyak Anjlok, Selat Hormuz Jadi Penentu Arah Harga

Harga minyak mentah turun menuju US$82 per barel pada Kamis (13/08) setelah mencatat penguatan selama lima sesi berturut-turut. Pelemahan terjadi ketika pasar menimbang peluang dibukanya kembali Selat Hormuz, sementara ketegangan antara Washington dan Teheran semakin meningkat. Pernyataan Donald Trump bahwa AS memiliki kendali penuh atas jalur strategis tersebut turut menjadi perhatian pelaku pasar.

Tekanan terhadap Iran juga berpotensi semakin besar setelah pemerintahan Trump mempertimbangkan perluasan sanksi ekonomi serta blokade laut untuk membatasi ekspor minyak negara tersebut. Di tengah konflik Timur Tengah yang belum mereda, IEA memperkirakan pasar global menghadapi defisit sekitar 1,8 juta barel per hari pada kuartal ini. Kondisi tersebut dapat membatasi penurunan harga apabila gangguan pasokan terus berlangsung.

Namun, lonjakan persediaan minyak mentah AS menjadi beban tambahan bagi harga WTI. Data EIA menunjukkan stok domestik meningkat 17,4 juta barel dalam sepekan, kenaikan mingguan terbesar sejak awal 2023. Jika pasokan AS terus bertambah sementara ketidakpastian geopolitik mereda, minyak berpotensi menghadapi tekanan lebih lanjut meski risiko defisit global masih menjadi penyangga pasar.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan WTI Oil masih menunjukkan tekanan bearish setelah gagal bertahan di area US$81,88 yang berdekatan dengan Fibonacci 61,8%. Harga saat ini mencoba rebound, tetapi selama belum mampu menembus resistance US$82,44, struktur penurunan masih berpotensi berlanjut. Area US$81,53 – US$81,88 menjadi zona penting untuk melihat kekuatan buyer.

Jika tekanan jual kembali muncul dan harga menembus US$80,97, peluang pelemahan terbuka menuju US$80,57 sebagai target pertama. Penurunan berikutnya dapat mengarah ke sekitar US$80,06. Sebaliknya, breakout di atas US$82,44 akan menjadi sinyal bahwa skenario bearish mulai kehilangan validitas dan membuka ruang menuju US$83,36.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze