HomeMarket NewsKonflik Memanas, Emas Kembali Jadi Buruan

Harga emas diperdagangkan di kisaran US$4.100 per troy ounce pada Jumat (31/07) setelah mencatat kenaikan selama dua sesi berturut-turut. Penguatan ini didorong oleh melemahnya dolar AS, menyusul dugaan intervensi pemerintah Jepang di pasar valuta asing untuk memperkuat nilai tukar yen. Kondisi tersebut meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

Dukungan tambahan datang setelah Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku bunga acuan meski tekanan inflasi kembali meningkat akibat memanasnya konflik di Timur Tengah. Meski demikian, potensi kenaikan harga emas masih dibatasi oleh ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS berpeluang menaikkan suku bunga pada pertemuan September, dengan probabilitas yang kini diperkirakan mencapai sekitar 63%.

Di sisi geopolitik, militer Amerika Serikat melancarkan serangan baru ke sejumlah target Iran sebagai respons atas serangan terhadap aset AS di kawasan Timur Tengah. Situasi ini memperkecil peluang tercapainya kesepakatan diplomatik dalam waktu dekat dan menjaga permintaan terhadap aset aman. Sepanjang bulan ini, emas diperkirakan membukukan kenaikan lebih dari 2%, sekaligus menjadi penguatan bulanan pertama dalam lima bulan terakhir.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAU/USD pada grafik 4 jam menunjukkan harga sedang mengalami koreksi setelah gagal bertahan di area resistance sekitar 4.100. Meski demikian, struktur pasar masih mencerminkan kecenderungan bullish selama harga mampu bertahan di atas demand zone dan area retracement Fibonacci 61,8% – 78,6%. Zona 4.048 – 4.029 menjadi area penting yang berpotensi menarik kembali minat beli apabila tekanan jual berlanjut.

Apabila pantulan dari area tersebut berhasil terjadi, emas berpeluang melanjutkan kenaikan menuju target pertama di kisaran 4.120, kemudian menguji 4.145 sebagai target berikutnya. Sebaliknya, jika harga menembus demand zone dengan penutupan yang meyakinkan, peluang pelemahan menuju area support yang lebih rendah akan semakin terbuka. Oleh karena itu, trader sebaiknya menunggu konfirmasi pergerakan harga sebelum mengambil keputusan agar peluang transaksi lebih terukur.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze