HomeMarket NewsEmas Tertekan, The Fed Siap Bikin Pasar Gelisah

Harga emas kembali tertekan pada perdagangan Selasa (01/09), bergerak di bawah $4.450 per ons dan mendekati level terendah dalam dua pekan. Kenaikan harga minyak serta pernyataan hawkish Ketua Federal Reserve Kevin Warsh memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS berpotensi naik pada September. Kondisi ini menjadi beban bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Lonjakan harga minyak terjadi setelah pasukan AS menyerang sebuah pulau di Selat Hormuz, sementara Iran merespons dengan serangan ke Uni Emirat Arab dan Yordania. Kenaikan biaya energi memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat alasan bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan ketat. Warsh juga menegaskan bahwa bank sentral masih memiliki pekerjaan besar jika belum ada bukti kuat inflasi kembali menuju target 2%.

Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga September mencapai lebih dari 65%, melonjak dari sekitar 36% sebelum pernyataan Warsh. Meski terkoreksi, emas masih mencatat kenaikan sekitar 10% sepanjang Agustus, didukung rencana Departemen Keuangan AS menggandakan pembelian kembali obligasi jangka panjang untuk menjaga likuiditas. Perkembangan kebijakan The Fed dan ketegangan geopolitik akan menjadi kunci arah harga emas berikutnya.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAUUSD pada timeframe 1 jam masih menunjukkan tekanan bearish setelah gagal mempertahankan area harga yang lebih tinggi. Pergerakan saat ini berpotensi menguji Fair Value Gap (FVG) di sekitar 4.485 sebagai resistance. Selama harga belum menembus 4.534, peluang seller untuk kembali mendominasi masih terbuka.

Jika tekanan jual berlanjut, 4.406 menjadi target penurunan pertama, kemudian area 4.376 sebagai target berikutnya. Sebaliknya, kenaikan dan penutupan kuat di atas 4.534 dapat membatalkan skenario bearish serta membuka ruang bagi pemulihan harga. Trader perlu mencermati respons harga di sekitar FVG sebelum menentukan arah posisi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze