Harga emas menembus US$4.400 per troy ounce pada Senin (17/08), melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh data ekonomi Amerika Serikat yang melemah, termasuk inflasi yang tetap terkendali serta penurunan sentimen konsumen dan penjualan ritel. Kondisi tersebut membuat peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September turun menjadi sekitar satu banding tiga.
Pelaku pasar kini menanti risalah rapat FOMC dan pidato Ketua The Fed Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole untuk mencari petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya. Jika sinyal pelonggaran semakin kuat, daya tarik emas berpotensi meningkat karena biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil menjadi lebih rendah.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik Timur Tengah masih menjadi katalis bagi harga emas setelah Israel kembali melancarkan serangan ke Lebanon dan Amerika Serikat menyiapkan sanksi baru terhadap Iran. Namun, aktivitas pengiriman minyak melalui Selat Hormuz yang tetap berlangsung membantu menahan harga energi dan meredakan kekhawatiran inflasi. Perpaduan faktor moneter dan geopolitik membuat prospek emas tetap menarik untuk dicermati.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAUUSD masih menunjukkan momentum bullish setelah bertahan di area Fibonacci 61,8% sekitar 4.386. Selama harga mampu menjaga support 4.367,68, struktur kenaikan tetap terjaga dan peluang menuju resistance 4.416,61 menjadi terbuka. Penembusan level tersebut dapat memperkuat dorongan beli berikutnya.
Jika momentum berlanjut, target selanjutnya berada di 4.429,92 hingga 4.446,85. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan 4.367,68 berpotensi memicu koreksi lebih dalam menuju 4.337,45. Trader dapat mencermati reaksi harga di area support dan resistance sebagai konfirmasi arah XAUUSD berikutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi