Harga emas kembali menguat ke sekitar US$4.370, naik 1,20% setelah sempat menguji US$4.400. Pemulihan ini didukung pelemahan Dolar AS, penurunan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, serta koreksi harga minyak. Meski demikian, ruang kenaikan masih terbatas karena pasar semakin memperkirakan Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan.
Tekanan terhadap emas sebelumnya datang dari lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi dan mendorong imbal hasil Treasury 10-tahun hingga 4,97%, level tertinggi sejak Oktober 2023. Sementara itu, WTI sempat menembus US$100 sebelum terkoreksi ke sekitar US$96,50. Kondisi ini membuat investor tetap berhati-hati terhadap prospek inflasi dan arah kebijakan moneter AS.

Data CPI AS turut memperkuat ekspektasi tersebut. Inflasi umum naik 0,4% secara bulanan pada Agustus, sementara CPI inti meningkat 0,3%, lebih tinggi dari perkiraan 0,2%. Setelah laporan tersebut, probabilitas kenaikan suku bunga 25 basis poin pada 15 – 16 September melonjak menjadi 85% menurut CME FedWatch. Jika ekspektasi pengetatan semakin kuat, emas berpotensi kembali menghadapi tekanan meski pelemahan Dolar AS masih memberi ruang bagi XAU/USD untuk bertahan.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAUUSD pada grafik M30 menunjukkan potensi pembalikan arah yang menarik setelah berhasil membentuk pola Change of Character (CHoCH). Saat ini, harga sedang berada dalam fase konsolidasi terbatas dan diproyeksikan melakukan retest ke Area Koreksi di kisaran 4.340. Momen penurunan terbatas ini membuka peluang posisi Buy yang ideal, memanfaatkan pijakan harga sebelum melanjutkan dorongan bullish.
Skenario kenaikan ini menargetkan dua level resistance utama, yakni Target 1 pada 4.384 dan Target 2 mencapai 4.402. Untuk menjaga manajemen risiko tetap terukur, batas Invalidasi Support ditempatkan pada level 4.327. Selama harga bertahan di atas batas proteksi tersebut, struktur bullish tetap valid dengan rasio risk-to-reward yang sangat menguntungkan bagi para trader.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi