HomeMarket NewsMinyak WTI Melonjak, Selat Hormuz Jadi Titik Panas Baru

Harga minyak mentah melonjak menuju US$92 per barel pada perdagangan Jumat (04/09) dan berpotensi mencatat kenaikan sekitar 10% dalam sepekan. Penguatan harga minyak WTI dipicu kembali memanasnya konflik di Timur Tengah serta meningkatnya kekhawatiran terhadap kelancaran pengiriman energi melalui Selat Hormuz.

Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan menargetkan pangkalan militer AS dan kapal yang melintas di kawasan tersebut. Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz pun menurun, memperkuat kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak global.

Tekanan pasokan juga datang dari kerusakan sejumlah kilang di Timur Tengah dan Rusia, sementara kapasitas produksi di wilayah lain dinilai belum cukup untuk menutup kekurangan. Kondisi ini berpotensi menjaga harga energi tetap tinggi hingga tahun depan, terlebih harga diesel AS telah mencapai level tertinggi sejak pertengahan 2022 dan stok bahan bakar Eropa masih berada jauh di bawah rata-rata musiman.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga WTI Oil pada timeframe 1 jam masih menunjukkan struktur bullish setelah berhasil menembus area Break of Structure di sekitar US$87,43. Saat ini harga bergerak konsolidatif di kisaran US$89–90, sehingga zona tersebut menjadi area penting untuk melihat apakah tekanan beli kembali muncul. Selama harga bertahan di atas support US$87,43, bias teknikal masih cenderung positif.

Jika momentum bullish berlanjut, US$89,95 menjadi resistance terdekat yang perlu ditembus untuk membuka peluang menuju US$90,96 sebagai target berikutnya. Sebaliknya, pelemahan di bawah US$87,43 dapat mengurangi kekuatan tren dan membuka risiko koreksi menuju US$86,26 sebagai area invalidasi. Dengan demikian, pergerakan WTI berikutnya akan sangat ditentukan oleh reaksi harga di sekitar support dan resistance utama tersebut.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze