Harga emas kembali menguji area US$4.400 setelah sebelumnya memantul dari sekitar US$4.300. Level tersebut menjadi zona penting bagi pembeli untuk mempertahankan momentum kenaikan. Meski pergerakan masih berfluktuasi, bias bullish tetap terjaga selama harga mampu bertahan di atas area support terdekat.
Dari sisi fundamental, pelemahan Dolar AS menjadi salah satu katalis positif bagi emas. Pasar juga mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September setelah sejumlah data ekonomi AS menunjukkan tanda perlambatan. Kondisi ini membuat aset tanpa imbal hasil seperti emas kembali menarik bagi investor.

Pasar saat ini memperkirakan peluang 70% suku bunga The Fed tetap di 3,50% – 3,75% pada pertemuan 16 September 2026, sementara peluang kenaikan ke 3,75% – 4,00% hanya sekitar 30%. Kondisi ini menunjukkan ekspektasi pasar masih cenderung dovish, sehingga dapat menjadi katalis positif bagi emas karena tekanan terhadap Dolar AS berpotensi berkurang.
Namun, peluang kenaikan suku bunga tetap perlu diperhatikan karena dapat memicu penguatan USD dan menekan harga emas. Kesimpulannya, selama ekspektasi kenaikan suku bunga tetap rendah, bias emas masih relatif positif, dengan data inflasi dan tenaga kerja AS menjadi faktor penting berikutnya.
Selain kebijakan The Fed, perkembangan geopolitik Timur Tengah masih menjadi perhatian utama. Ketegangan yang meningkat dapat mendorong permintaan aset safe haven, sementara arus dana ETF emas yang kembali positif turut memperkuat sentimen. Jika XAU/USD mampu menembus US$4.400 secara meyakinkan, peluang melanjutkan tren naik semakin terbuka.
Analisa Teknikal XAU/USD: Gelombang Elliott Masih Buka Ruang Kenaikan

Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam struktur bullish setelah membentuk impuls naik hingga area US$4.449. Saat ini harga terlihat menjalani fase koreksi gelombang (4), dengan zona Fibonacci 38,2% – 61,8% di sekitar US$4.364 – US$4.311 menjadi area penting untuk menjaga momentum positif. Selama harga bertahan di atas support tersebut, tekanan turun masih berpotensi menjadi koreksi sementara.
Jika pembeli kembali mengambil kendali dan harga mampu menembus US$4.449, struktur Elliott Wave membuka peluang terbentuknya gelombang (5) menuju area target sekitar US$4.510. Sebaliknya, penurunan menembus US$4.225 akan menjadi sinyal peringatan karena dapat membatalkan skenario bullish dan mengubah struktur kenaikan XAU/USD.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi