Harga emas naik mendekati US$4.100 per troy ounce pada perdagangan Kamis (30/07) setelah mendapat dorongan dari keputusan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga acuannya. Keputusan tersebut memberikan sentimen positif bagi logam mulia karena kenaikan suku bunga biasanya mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil. Pergerakan ini membuat minat investor terhadap aset safe haven kembali meningkat.
Meski demikian, arah kebijakan moneter Amerika Serikat masih menjadi perhatian pasar. Tiga anggota FOMC menginginkan kenaikan suku bunga, sementara Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bahwa suku bunga dapat dinaikkan apabila inflasi tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Di sisi lain, pasar memperkirakan Bank of England (BOE) dan Bank of Japan (BOJ) akan mempertahankan suku bunga sambil terus memantau perkembangan inflasi global.
Dari sisi geopolitik, ketegangan di Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran investor. Presiden Donald Trump berjanji memberikan respons tegas setelah serangan terhadap pasukan Amerika Serikat di Yordania. Sementara itu, negosiasi dengan Iran masih menemui jalan buntu karena Teheran tetap bersikeras mempertahankan kendali atas Selat Hormuz. Kombinasi ketidakpastian kebijakan moneter dan risiko geopolitik berpotensi menjaga harga emas tetap kuat dalam jangka pendek.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga emas (XAU/USD) masih bergerak dalam fase pullback sehat setelah mencatat kenaikan tajam. Saat ini harga menguji area Fibonacci 38,2% hingga 61,8% di kisaran 4.070 – 4.042, yang berpotensi menjadi zona beli apabila mampu bertahan. Selama harga tetap berada di atas area tersebut, peluang melanjutkan tren naik masih terbuka dengan target awal di 4.117, kemudian mengarah ke 4.150 sebagai target berikutnya.
Sebaliknya, jika tekanan jual semakin kuat hingga menembus 4.042, momentum bullish berisiko melemah dan harga dapat bergerak turun menuju area 3.996 yang menjadi support penting sekaligus batas invalidasi skenario kenaikan. Oleh karena itu, pelaku pasar sebaiknya menunggu konfirmasi pantulan di area support sebelum mempertimbangkan posisi beli, sementara penembusan support utama dapat menjadi sinyal perubahan arah tren dalam jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi