HomeMarket NewsMinyak Mentah Melonjak, Krisis Pasokan Global Kembali Mengancam

Harga minyak mentah naik menembus US$105,5 per barel dan mencapai level tertinggi dalam empat bulan. Kenaikan dipicu laporan pembatalan sejumlah pengiriman Arab Saudi setelah serangan drone memaksa penutupan jalur pipa ekspor utama. Pengiriman September kepada pelanggan Eropa disebut ikut terdampak, sementara aktivitas pemuatan minyak di Yanbu dihentikan.

Tekanan pasokan semakin kuat setelah kelompok Houthi yang didukung Iran kembali melancarkan serangan ke Arab Saudi. Situasi di Selat Hormuz juga masih bergejolak, dengan sedikitnya dua kapal tanker diserang sejak Sabtu. Lalu lintas kapal komoditas melalui jalur strategis tersebut turun menjadi empat kapal pada Senin dari 10 kapal sehari sebelumnya, menurut data Kpler.

Gangguan produksi juga muncul di Libya setelah perusahaan minyak nasional menghentikan operasi di dua ladang dan satu stasiun pompa akibat aksi protes. Di sisi lain, serangan terhadap fasilitas energi Rusia dan Ukraina masih berlanjut meski sebelumnya disebut ada kesepakatan untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi. Kombinasi gangguan pasokan dan meningkatnya risiko geopolitik menjadi perhatian utama pasar minyak.

OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, WTI masih menunjukkan struktur bullish setelah berhasil membentuk Break of Structure (BOS). Harga kini memasuki fase koreksi, dengan area 97,394 sebagai zona penting untuk menguji kekuatan pembeli. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang terjadinya pantulan masih terbuka.

Jika tekanan jual mereda dan WTI kembali menguat, perhatian berikutnya tertuju pada 100,622 sebelum mengarah ke 102,093 sebagai area target. Sebaliknya, penurunan menembus 96,190 dapat menjadi sinyal bahwa skenario bullish mulai invalid dan tekanan koreksi berpotensi semakin dalam.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze