HomeMarket NewsThe Fed Jadi Penentu Nasib Harga Emas Hari Ini

Harga emas dunia (XAU/USD) masih bergerak melemah menjelang sesi perdagangan Eropa pada Rabu (17/06). Meski demikian, logam mulia ini tetap bertahan di atas level penting dan belum mengalami tekanan jual yang signifikan. Sikap hati-hati pelaku pasar menjelang keputusan kebijakan Federal Open Market Committee (FOMC) membuat pergerakan emas cenderung terbatas. Di sisi lain, melemahnya Dolar AS akibat optimisme kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran memberikan dukungan bagi harga emas.

Sentimen pasar turut dipengaruhi oleh kesepakatan awal antara AS dan Iran yang mencakup gencatan senjata selama 60 hari serta pembukaan kembali Selat Hormuz. Namun, rincian perjanjian tersebut masih menjadi perdebatan karena adanya perbedaan klaim dari kedua pihak, terutama terkait isu program nuklir Iran. Ketidakpastian ini membuat investor tetap waspada dan memilih menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi yang lebih agresif.

Fokus utama pasar kini tertuju pada hasil rapat Federal Reserve yang diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan. Investor juga akan mencermati proyeksi ekonomi terbaru dan pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, guna mencari petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya. Jika bank sentral AS menunjukkan sikap yang lebih dovish, harga emas berpotensi melanjutkan pemulihan setelah sempat menyentuh level terendah tahun ini pada pekan lalu.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAU/USD pada grafik satu jam masih bergerak dalam fase konsolidasi setelah gagal menembus area resistance kuat di kisaran 4.355. Struktur pergerakan menunjukkan potensi koreksi jangka pendek menuju zona demand 4.296 – 4.280 yang saat ini menjadi area penting bagi pembeli. Selama harga mampu bertahan di atas support tersebut, tren naik masih memiliki peluang untuk berlanjut dengan minat beli yang kembali muncul dari area diskon.

Secara teknikal, zona 4.296 menjadi level kunci yang perlu diperhatikan karena berpotensi menjadi titik pantulan sebelum harga melanjutkan kenaikan menuju target 4.355 hingga 4.369. Skenario bullish tetap dominan selama support 4.280 tidak ditembus. Namun, apabila tekanan jual meningkat dan harga bergerak di bawah area invalidasi tersebut, peluang pelemahan yang lebih dalam dapat terbuka sehingga pelaku pasar perlu mencermati reaksi harga di sekitar level support utama.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze