Harga emas turun di bawah US$4.200 per ons pada Jumat (19/06), menghapus kenaikan yang sempat terjadi pada awal pekan. Pelemahan ini terjadi setelah sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat, The Fed, lebih mendominasi sentimen pasar dibanding dampak positif dari kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang menekan harga minyak serta meredakan kekhawatiran inflasi.
Pada Rabu, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi pasar. Namun, para pembuat kebijakan menunjukkan dukungan yang semakin besar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga pada tahun ini. Prospek biaya pinjaman yang lebih tinggi membuat daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil menjadi berkurang karena investor memiliki alternatif investasi yang lebih menguntungkan.
Di sisi lain, pelaku pasar menyambut membaiknya kondisi pelayaran di Selat Hormuz setelah perjanjian damai sementara AS-Iran mulai berlaku. Kesepakatan tersebut mengakhiri konflik berkepanjangan yang sebelumnya memicu gangguan pasokan terbesar dalam sejarah. Meski demikian, investor masih bersikap waspada karena pemulihan aktivitas pelayaran dan distribusi energi diperkirakan membutuhkan waktu beberapa bulan untuk kembali ke tingkat normal seperti sebelum konflik yang dimulai pada akhir Februari.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAU/USD masih berada dalam tekanan setelah gagal mempertahankan area resistance di sekitar 4.281. Pelemahan berlanjut seiring dominasi tren bearish yang terlihat dari rangkaian lower high dan lower low pada grafik satu jam. Selama harga belum mampu kembali menembus zona 4.282, potensi penurunan masih terbuka dengan area 4.220 sebagai batas penting yang kini berubah menjadi resistance jangka pendek.
Dari sisi analisa teknikal, target penurunan terdekat berada di area 4.119 yang menjadi support pertama. Jika tekanan jual terus berlanjut, harga emas berpotensi menguji level 4.057 sebagai target berikutnya. Namun, skenario bearish dapat melemah apabila XAU/USD berhasil kembali menembus dan bertahan di atas 4.282, yang berpeluang memicu rebound menuju area resistance yang lebih tinggi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.