Harga minyak mentah diperdagangkan di sekitar US$76 per barel pada Jumat (19/06) dan bersiap mencatat penurunan mingguan sekitar 10%. Pelemahan ini terjadi setelah pasar merespons positif membaiknya kondisi pelayaran di Selat Hormuz menyusul berlakunya perjanjian damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran. Kesepakatan tersebut mengakhiri konflik berkepanjangan yang sebelumnya memicu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah.
Komando Pusat Amerika Serikat telah mencabut pembatasan lalu lintas menuju dan dari pelabuhan serta perairan pesisir Iran. Sementara itu, Joint Maritime Information Center merekomendasikan kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz untuk mengambil jalur yang lebih dekat ke wilayah Oman guna meminimalkan risiko ranjau. Langkah tersebut meningkatkan optimisme terhadap pemulihan aktivitas distribusi energi global.
Sejumlah kapal tanker yang sebelumnya tertahan mulai kembali melintasi jalur strategis tersebut sejak Kamis. Di saat yang sama, Kuwait mengumumkan rencana peningkatan produksi minyak untuk memenuhi kebutuhan pasar. Kondisi ini membuat harga minyak kehilangan hampir seluruh kenaikan yang terbentuk sejak konflik di Timur Tengah pecah pada akhir Februari, seiring meredanya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan global.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga minyak mentah (USOIL) masih bergerak dalam fase koreksi dengan area 76,67–77,74 menjadi zona resistance penting yang perlu diperhatikan. Secara teknikal, harga sempat melakukan pemantulan dari level rendah dan berpotensi naik menuju area golden ratio di sekitar 76,68 sebelum kembali menghadapi tekanan jual. Selama belum mampu menembus resistance tersebut, tren jangka pendek masih cenderung bearish.
Jika penolakan di area resistance kembali terjadi, minyak berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support pertama di sekitar 72,77. Tekanan jual yang lebih kuat dapat membawa harga menguji target berikutnya di area 71,05 yang menjadi support utama. Namun, skenario penurunan ini dapat berubah apabila USOIL berhasil bertahan di atas 77,74, sehingga membuka peluang penguatan menuju level yang lebih tinggi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.