Harga minyak mentah dunia kembali melemah dan turun di bawah level US$76 per barel pada perdagangan Kamis (18/06). Penurunan ini memperpanjang tren koreksi menuju titik terendah sejak awal Maret setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah menandatangani secara digital perjanjian damai sementara. Seorang pejabat AS mengonfirmasi bahwa nota kesepahaman tersebut telah berlaku, meskipun belum ada kepastian apakah Iran sudah mulai mengambil langkah penuh untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Kesepakatan tersebut disebut mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz serta pencabutan sanksi terhadap ekspor minyak Iran. Di sisi lain, pembahasan terkait program nuklir Iran dan kemungkinan insentif ekonomi tambahan masih akan berlanjut. Pelaku pasar juga terus memantau perusahaan pelayaran yang sebelumnya menghentikan aktivitas transit akibat ketegangan dan blokade di kawasan tersebut.
Sentimen negatif semakin kuat setelah Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan potensi kelebihan pasokan minyak global dalam beberapa tahun mendatang. IEA memperkirakan pasokan minyak dunia akan bertambah sekitar 8 juta barel per hari hingga 2027, sementara pertumbuhan permintaan hanya mencapai 2 juta barel per hari. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap surplus pasokan, sehingga menekan harga minyak lebih lanjut.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak mentah WTI (USOIL) masih bergerak dalam tekanan setelah gagal mempertahankan penguatan di area resistance. Pada grafik 30 menit, tren jangka pendek menunjukkan dominasi seller dengan peluang koreksi teknikal menuju area support 74.133. Selama harga tetap berada di bawah level 75.527, potensi pelemahan masih terbuka dan pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati terhadap peluang rebound yang terbatas.
Jika tekanan jual berlanjut, target penurunan berikutnya berada di kisaran 73.495 sebagai area support utama. Namun, skenario bearish akan mulai melemah apabila harga mampu menembus dan bertahan di atas 76.209 yang menjadi zona invalidasi resistance. Pergerakan di area tersebut dapat memicu perubahan sentimen dan membuka peluang pemulihan harga dalam jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.