Harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) bergerak stabil di kisaran US$75,80 per barel pada perdagangan Asia, Rabu (17/06), setelah sebelumnya anjlok hampir 5%. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya harapan pasar terhadap kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi membuka kembali ekspor minyak Iran serta menambah pasokan energi global dalam jumlah besar.
Rencana penandatanganan perjanjian interim di Swiss pada Jumat mendatang diyakini dapat memberikan kelonggaran ekonomi bagi Teheran dan memperlancar pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Meski demikian, sejumlah analis menilai pasar terlalu cepat merespons kabar positif tersebut karena masih terdapat berbagai kendala, mulai dari sanksi ekonomi, kompensasi keuangan, hingga isu nuklir yang belum sepenuhnya terselesaikan.
Ke depan, tambahan produksi dari Iran, peningkatan kuota ekspor OPEC+, serta bertambahnya output dari Uni Emirat Arab diperkirakan akan memperkuat pasokan minyak global. Namun, prospek tersebut berlawanan dengan kondisi terbaru di Amerika Serikat, di mana persediaan minyak mentah dilaporkan turun 8,3 juta barel dalam sepekan terakhir, menandakan permintaan energi yang masih kuat dan berpotensi menopang harga minyak.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak USOIL masih bergerak dalam tren bearish pada timeframe 30 menit, ditandai oleh rangkaian lower high dan lower low yang terus terbentuk. Saat ini, harga berada di sekitar area 74,70 dan berpotensi melanjutkan pelemahan apabila gagal menembus zona supply kuat di kisaran 76,40 – 77,10. Area tersebut menjadi titik krusial karena bertepatan dengan level resistensi sekaligus batas invalidasi bagi skenario penurunan jangka pendek.
Selama harga bertahan di bawah zona supply, tekanan jual masih mendominasi dengan target pelemahan menuju area 74,07 hingga 74,04 yang merupakan weak low dan target likuiditas terdekat. Namun, apabila terjadi breakout valid di atas 76,40 dan berlanjut menembus 77,10, struktur bearish berpotensi batal sehingga membuka peluang pemulihan menuju level yang lebih tinggi. Fokus pelaku pasar saat ini tertuju pada respons harga di area resistensi sebagai penentu arah pergerakan berikutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.