Harga perak turun di bawah USD75 per ons pada perdagangan Rabu (20/05) setelah anjlok lebih dari 5% pada sesi sebelumnya. Tekanan pasar muncul seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali memicu kekhawatiran inflasi global. Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Washington dapat melanjutkan serangan terhadap Iran dalam beberapa hari ke depan apabila negosiasi perdamaian gagal mencapai kesepakatan.
Konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah turut memperburuk sentimen pasar komoditas. Penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi energi dunia mendorong lonjakan harga minyak dan meningkatkan risiko kenaikan suku bunga global. Kondisi tersebut membuat investor mulai mengurangi eksposur pada aset logam mulia seperti perak karena pasar khawatir tekanan inflasi akan semakin sulit dikendalikan.
Selain dipengaruhi faktor geopolitik, harga silver juga kehilangan momentum positif yang sebelumnya didorong oleh optimisme sektor kecerdasan buatan dan meningkatnya kebutuhan logam industri untuk pembangunan pusat data. Pelemahan ini menunjukkan pasar mulai beralih ke aset yang dianggap lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Investor kini menanti perkembangan hubungan AS-Iran serta arah kebijakan bank sentral yang berpotensi menentukan pergerakan harga perak selanjutnya.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe 1 jam masih berada dalam tekanan bearish setelah gagal menembus area resistance kuat di kisaran 74.200 – 74.900. Pergerakan harga yang tertahan di zona golden ratio Fibonacci 61,8% menunjukkan dominasi seller masih cukup besar. Selama harga bergerak di bawah area invalidasi resistance, peluang penurunan menuju support 72.564 masih terbuka, bahkan berpotensi melemah lebih dalam ke level 71.937 apabila tekanan jual terus meningkat.
Secara teknikal, struktur market memperlihatkan pola lower high yang mengindikasikan tren turun belum selesai. Area 73.500 menjadi titik penting yang menentukan arah pergerakan jangka pendek. Jika buyer gagal mempertahankan support tersebut, maka koreksi diperkirakan semakin agresif. Namun, apabila harga mampu kembali naik dan menembus resistance utama, silver berpeluang memicu rebound untuk menguji area supply berikutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.