Harga minyak dunia naik ke kisaran US$79 per barel pada perdagangan Selasa (14/07), memperpanjang penguatan mingguan hingga lebih dari 10%. Kenaikan ini dipicu keputusan Presiden Donald Trump yang kembali memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal Iran yang melintasi Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia. Kebijakan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi terganggunya pasokan minyak global.
Selain blokade yang mulai berlaku hari ini, pemerintahan AS juga mewajibkan seluruh kapal kargo yang melewati Selat Hormuz membayar biaya kompensasi sebesar 20%. Trump menilai negara-negara yang bergantung pada keamanan jalur tersebut, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Kuwait, perlu ikut menanggung biaya perlindungan yang diberikan Amerika Serikat. Langkah ini memperbesar ketidakpastian di pasar energi dan mendorong investor memburu aset berbasis komoditas.
Di sisi lain, ketegangan antara Washington dan Teheran kembali meningkat setelah Iran merespons kebijakan AS dengan menargetkan sekutu-sekutunya di kawasan. Trump juga menyatakan dukungannya terhadap rancangan sanksi baru terhadap Rusia yang bertujuan menghukum negara pembeli minyak dan gas Rusia. Kombinasi risiko geopolitik di Timur Tengah serta potensi pembatasan ekspor energi Rusia memperkuat sentimen bullish terhadap harga minyak dalam jangka pendek.
OPINI ANALIS TRAZE

USOIL pada grafik 1 jam masih menunjukkan struktur bullish setelah berhasil menembus area resistance yang kini berubah menjadi support (break of structure/BOS). Meski harga sempat mengalami pullback dari area 79,00, momentum beli tetap terjaga selama mampu bertahan di atas zona 75,60 – 75,70 yang berdekatan dengan level Fibonacci 61,8% (golden ratio). Area tersebut berpotensi menjadi titik pantul bagi pembeli sebelum melanjutkan kenaikan.
Apabila tekanan beli kembali menguat, harga berpeluang menguji resistance 80,10 sebagai target terdekat. Jika level tersebut berhasil ditembus, peluang kenaikan menuju 82,17 akan semakin terbuka. Sebaliknya, penurunan di bawah 72,50 dapat membatalkan skenario bullish dan meningkatkan risiko koreksi yang lebih dalam. Selama harga tetap berada di atas area support utama, prospek jangka pendek USOIL masih cenderung positif.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi