Harga emas bertahan di kisaran US$4.000 per ounce pada perdagangan Selasa (14/07) setelah anjlok hampir 3% pada sesi sebelumnya. Pergerakan logam mulia masih dipengaruhi meningkatnya ketegangan geopolitik usai Presiden AS Donald Trump kembali memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal Iran yang melintasi Selat Hormuz. Kebijakan tersebut memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi global.
Konflik yang kembali memanas antara Amerika Serikat dan Iran membuat pelaku pasar semakin berhati-hati dalam mengambil posisi. Langkah Washington yang berupaya membatasi aktivitas pelayaran Iran di jalur perdagangan energi utama dunia dibalas dengan aksi balasan dari Teheran terhadap sekutu AS di kawasan. Situasi ini memperbesar risiko gangguan pasokan energi sekaligus memperkuat ekspektasi bahwa inflasi dapat bertahan lebih tinggi dalam beberapa waktu ke depan.
Fokus investor kini beralih pada rilis data inflasi Amerika Serikat serta kesaksian Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di hadapan Kongres. Pernyataannya diperkirakan akan memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter berikutnya. Saat ini, pasar memperkirakan peluang sekitar 51% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada September, sementara kemungkinan suku bunga tetap bertahan hanya sekitar 23%, sehingga prospek pergerakan harga emas masih akan sangat dipengaruhi perkembangan tersebut.
OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, XAUUSD mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah berhasil membentuk struktur Change of Character (CHoCH) di area 4.006. Reaksi beli dari zona tersebut mengindikasikan tekanan jual mulai mereda dan membuka peluang terjadinya rebound jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area support 3.984, momentum bullish berpotensi terus berlanjut dengan minat beli yang semakin meningkat.
Apabila penguatan berlanjut, harga emas berpeluang menguji resistance 4.045 sebagai target awal. Jika level tersebut berhasil ditembus, kenaikan dapat berlanjut menuju area 4.068 yang menjadi resistance berikutnya sekaligus target utama. Namun, apabila harga kembali turun dan menembus 3.984, skenario bullish berisiko batal sehingga tekanan jual berpotensi kembali mendominasi pergerakan emas dalam jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi