HomeMarket NewsRupiah Terpuruk, Pasar Dibayangi Ancaman Global dan Kebijakan Suku Bunga BI

Nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.700 per dolar AS pada perdagangan Rabu (20/05), mendekati level terlemah sepanjang sejarah. Tekanan terhadap mata uang Garuda masih kuat seiring indeks dolar AS bertahan di posisi tertinggi dalam enam pekan terakhir. Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran turut meningkatkan kekhawatiran inflasi global, sehingga memunculkan pandangan bahwa suku bunga AS berpotensi tetap tinggi lebih lama.

Pelaku pasar juga memilih bersikap hati-hati menjelang keputusan suku bunga Bank Indonesia yang diumumkan hari ini. Mayoritas analis memperkirakan BI akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,0 persen, kenaikan pertama sejak Oktober lalu. Selain dipicu arus modal asing keluar, tekanan terhadap rupiah diperparah risiko fiskal dan potensi lonjakan harga energi akibat konflik di Timur Tengah.

Di sisi lain, perhatian investor tertuju pada data transaksi berjalan kuartal pertama setelah sebelumnya Indonesia mencatat defisit akibat meningkatnya impor minyak. Pemerintah pun mulai mengambil langkah stabilisasi dengan menyuntikkan dana sekitar Rp2 triliun per hari ke pasar obligasi guna menjaga nilai tukar dan meredam aksi jual asing. Selain itu, pemerintah dikabarkan tengah menawarkan obligasi berdenominasi dolar AS dan euro untuk memperkuat pendanaan negara di tengah volatilitas pasar global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan USD/IDR pada grafik empat jam masih menunjukkan tren bullish kuat setelah berhasil menembus area resistance penting di kisaran 17.520. Break of structure yang terbentuk memperkuat dominasi buyer, ditambah harga kini bergerak stabil di atas garis tren naik. Momentum penguatan dolar AS terhadap rupiah juga terlihat dari candle yang bertahan dekat level tertinggi terbaru atau weak high di area 17.700, menandakan tekanan beli masih cukup solid dalam jangka pendek.

Secara teknikal, area demand zone di rentang 17.470 hingga 17.330 menjadi titik krusial apabila terjadi koreksi harga. Selama USD/IDR bertahan di atas zona tersebut, peluang kenaikan menuju resistance psikologis berikutnya tetap terbuka. Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus area support terdekat, potensi pelemahan sementara bisa membawa pergerakan kembali ke area konsolidasi sebelumnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze