Harga perak bertahan di kisaran $80 per ounce pada Selasa (21/04) setelah sempat tertekan di sesi sebelumnya. Pelaku pasar kini fokus pada lanjutan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berlangsung sebelum masa gencatan senjata dua pekan berakhir pekan ini. Perkembangan ini menjadi penentu utama arah sentimen global dalam jangka pendek.
Delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance dikabarkan kembali terlibat dalam pembicaraan di Pakistan, sementara Iran mulai menunjukkan sinyal perubahan sikap dengan menyiapkan perwakilan setelah sebelumnya menolak ikut serta. Di sisi lain, Presiden Donald Trump menegaskan kecil kemungkinan perpanjangan gencatan senjata jika tidak ada kesepakatan, bahkan menekankan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga tercapai hasil konkret.
Konflik di Timur Tengah memicu guncangan besar pada pasokan energi global, meningkatkan risiko inflasi dan membuka peluang kenaikan suku bunga oleh bank sentral. Kondisi ini cenderung menekan daya tarik logam mulia, termasuk perak. Meski demikian, secara keseluruhan harga perak masih tercatat melemah sekitar 15% sejak pecahnya konflik Iran, mencerminkan tekanan yang cukup signifikan di pasar komoditas.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe 1 jam menunjukkan tekanan bearish mulai mendominasi setelah harga gagal mempertahankan tren naik dan membentuk pola lower high. Area resistance di kisaran 80.20 – 80.50 menjadi zona krusial yang memicu penolakan harga, diperkuat dengan terbentuknya struktur break of structure (BOS) sebelumnya. Selain itu, munculnya sinyal change of character (ChoCh) mengindikasikan potensi pembalikan arah jangka pendek, sehingga membuka peluang lanjutan penurunan.
Saat ini harga bergerak di bawah area zona sell sekitar 79.60, memperkuat bias turun menuju target support di kisaran 78.20 hingga 77.70. Selama harga tidak mampu kembali menembus dan bertahan di atas resistance, tekanan jual masih berpotensi berlanjut. Skenario ini tetap valid dengan konfirmasi momentum bearish, sementara kenaikan terbatas berisiko menjadi peluang sell on rally bagi pelaku pasar.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.