Harga emas tertahan di area $4.750 per ons pada Rabu (22/04) setelah sebelumnya merosot lebih dari 2%, dipicu kegagalan rencana putaran kedua perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi ini semakin kompleks ketika Donald Trump memilih memperpanjang gencatan senjata meski jalur diplomasi terhambat. Langkah tersebut mencerminkan ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi pasar global, sekaligus memengaruhi pergerakan aset safe haven seperti emas.
Ketegangan meningkat setelah JD Vance membatalkan kunjungan ke Islamabad, menyusul penolakan Iran untuk menghadiri pertemuan yang difasilitasi melalui Pakistan. Selain itu, Iran menegaskan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz selama Angkatan Laut AS masih melakukan intersepsi kapal. Kondisi ini memperbesar risiko terhadap jalur distribusi energi dunia, yang pada akhirnya turut menekan sentimen investor terhadap emas.
Di sisi lain, tekanan tambahan datang dari faktor domestik AS, khususnya setelah sidang konfirmasi calon Ketua The Fed, Kevin Warsh. Ia menegaskan komitmennya untuk bertindak independen serta mendorong kerangka baru dalam menangani inflasi yang terus berlanjut. Meski belum memberikan rincian kebijakan, pernyataan tersebut cukup memengaruhi ekspektasi pasar. Secara keseluruhan, harga emas telah turun sekitar 10% sejak konflik dimulai, mencerminkan kombinasi tekanan geopolitik dan kebijakan moneter.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe satu jam menunjukkan upaya pemulihan setelah penurunan tajam yang sempat menyentuh area support kuat di sekitar 4.668. Harga berhasil memantul dan kini bergerak naik menuju zona kunci di kisaran 4.719, yang berperan sebagai area buy potensial. Struktur ini mengindikasikan adanya peluang pembentukan higher low, selama harga mampu bertahan di atas support tersebut. Momentum bullish mulai terlihat, namun masih membutuhkan konfirmasi lanjutan untuk memastikan kelanjutan tren naik.
Jika tekanan beli berlanjut, harga berpotensi menguji resistance terdekat di area 4.797 hingga 4.833 sebagai target kenaikan berikutnya. Zona ini menjadi area penting karena sebelumnya menjadi titik penolakan harga. Sebaliknya, apabila harga kembali turun dan menembus level 4.668, maka skenario bullish akan gugur dan membuka peluang penurunan lebih dalam. Oleh karena itu, pelaku pasar perlu mencermati reaksi harga di area support dan resistance untuk menentukan arah selanjutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.