Harga perak bergerak menguat di atas level US$77 per ounce pada perdagangan Selasa (26/05) setelah melonjak hampir 4% di sesi sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi mengakhiri konflik sekaligus membuka kembali jalur penting Selat Hormuz. Sentimen tersebut mendorong minat investor kembali masuk ke aset logam mulia setelah tekanan besar dalam beberapa pekan terakhir.
Perundingan antara Washington dan Teheran dikabarkan berfokus pada perpanjangan gencatan senjata selama sekitar dua bulan. Dalam skenario itu, AS disebut akan melonggarkan blokade, sementara Iran membuka kembali akses pelayaran melalui Selat Hormuz. Meski demikian, proses negosiasi masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait program nuklir Iran serta keinginan Teheran untuk tetap mengontrol lalu lintas maritim di kawasan strategis tersebut.
Di sisi lain, penurunan tajam harga minyak membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi global dan potensi kenaikan suku bunga lanjutan. Walau perak berhasil rebound dalam jangka pendek, harga logam ini masih terkoreksi sekitar 17% sejak konflik memanas. Kondisi itu menunjukkan investor masih berhati-hati terhadap risiko ekonomi dan arah kebijakan bank sentral ke depan.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga perak XAG/USD pada grafik 4 jam terlihat mengalami tekanan setelah gagal mempertahankan penguatan di area resistance 78.80. Munculnya pola bearish disertai break struktur jangka pendek menunjukkan seller kembali mendominasi pasar. Penurunan tajam juga membawa harga masuk ke area demand zone di kisaran 75.70 – 74.90 yang kini menjadi titik penting untuk menentukan arah berikutnya.
Secara teknikal, area demand tersebut berpotensi memicu rebound apabila mampu menahan tekanan jual. Jika buyer kembali aktif, harga berpeluang naik menuju resistance 78.80 hingga target lanjutan di sekitar 79.88. Namun, apabila support 74.90 ditembus, tekanan bearish dapat semakin dalam dan membuka ruang pelemahan menuju area low berikutnya. Pergerakan selanjutnya diperkirakan masih sensitif terhadap sentimen pasar dan kekuatan dolar AS.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.