HomeMarket NewsMinyak WTI Tertekan Usai Sinyal Damai AS dan Iran Menguat

Harga minyak mentah WTI bertahan di kisaran 91 dolar AS per barel pada Selasa (26/05) setelah anjlok lebih dari 6% pada sesi sebelumnya. Penurunan tajam ini dipicu meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat mengakhiri konflik sekaligus membuka kembali jalur penting Selat Hormuz. Kondisi tersebut mendorong pelaku pasar mengurangi kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global.

Presiden Donald Trump menyebut proses negosiasi berjalan positif, meski tetap memperingatkan kemungkinan serangan baru apabila pembicaraan gagal mencapai hasil. Sementara itu, mediator dari Pakistan dikabarkan telah memberi sinyal kepada China bahwa kesepakatan kedua negara semakin dekat. Dalam pembahasan saat ini, Washington dan Teheran disebut tengah menyusun kerangka gencatan senjata sekitar dua bulan, di mana Amerika Serikat akan mencabut blokade dan Iran membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz.

Walau sentimen pasar mulai membaik, sejumlah persoalan utama masih menjadi hambatan besar dalam perundingan tersebut. Program nuklir Iran serta tuntutan Teheran untuk tetap mengendalikan lalu lintas maritim di kawasan strategis itu masih menjadi perdebatan utama. Di sisi lain, ketegangan di sekitar Selat Hormuz belum sepenuhnya reda setelah muncul laporan mengenai serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap kapal Iran, sehingga investor tetap waspada terhadap potensi lonjakan volatilitas harga minyak dunia.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak USOIL pada timeframe 30 menit menunjukkan sinyal pemulihan setelah bergerak dalam pola falling channel yang sebelumnya menekan pergerakan harga. Saat ini minyak berhasil rebound dari area support kuat di sekitar 88.700 dan mulai mendekati resistance penting di kisaran 91.090. Struktur pergerakan yang mulai membentuk higher low memberi indikasi bahwa tekanan jual mulai mereda dan buyer perlahan kembali mendominasi pasar.

Jika harga mampu bertahan di atas area golden ratio Fibonacci 61,8%, peluang kenaikan menuju target 91.740 hingga 92.560 semakin terbuka. Sebaliknya, apabila minyak kembali turun menembus support 88.700, potensi pelemahan lanjutan dapat membawa harga menuju area lower channel berikutnya. Trader disarankan menunggu konfirmasi breakout untuk memastikan arah pergerakan selanjutnya di tengah volatilitas pasar energi yang masih tinggi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze