
Emas Ambruk Saat Timur Tengah Memanas dan The Fed Bersikap Keras
Harga emas turun di bawah level US$4.550 per ounce pada perdagangan Senin (18/05) setelah sebelumnya merosot hampir 4% sepanjang pekan lalu. Pelemahan

Harga emas turun di bawah level US$4.550 per ounce pada perdagangan Senin (18/05) setelah sebelumnya merosot hampir 4% sepanjang pekan lalu. Pelemahan

Harga perak melonjak menembus US$87 per ounce pada perdagangan Rabu (13/05) dan mencetak level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Kenaikan ini membuat

Harga emas bergerak di bawah US$4.700 per ounce pada perdagangan Rabu (13/05) setelah data inflasi Amerika Serikat naik di atas perkiraan pasar.

Harga minyak mentah WTI bertahan di kisaran US$102 per barel setelah menguat selama tiga sesi berturut-turut. Kenaikan ini dipicu konflik berkepanjangan di

Harga Silver bergerak melemah mendekati level USD 85 per ounce pada perdagangan Selasa (12/05) setelah sempat menguat di awal sesi. Tekanan muncul

Harga emas terkoreksi mendekati US$4.700 per ounce pada perdagangan Selasa (12/05) setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan ini terjadi di tengah

Harga minyak mentah WTI melonjak menembus level US$99 per barel pada perdagangan Selasa (12/05), melanjutkan kenaikan tajam dari sesi sebelumnya. Penguatan ini

Harga perak menguat mendekati $81,50 pada perdagangan Asia awal pekan. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan industri global, terutama dari sektor panel

Indeks dolar AS menguat kembali ke area 98 pada perdagangan Senin (11/05) setelah ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran semakin memanas.