Harga minyak mentah turun di bawah US$70 per barel pada perdagangan Kamis (25/06), memperpanjang pelemahan untuk hari keempat berturut-turut. Penurunan ini hampir menghapus seluruh kenaikan yang terjadi sejak konflik Timur Tengah memanas. Sentimen pasar membaik setelah meningkatnya optimisme terhadap tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran, yang berpotensi mengurangi risiko gangguan pasokan global.
Perkembangan tersebut mendorong semakin banyak kapal tanker kembali melintasi Selat Hormuz dengan aktivitas yang lebih normal. Di saat yang sama, pasokan minyak dari berbagai wilayah eksportir utama terus meningkat. Pembeli kini menghadapi lonjakan penawaran minyak mentah dari Timur Tengah, Afrika Barat, dan sejumlah produsen lainnya, sehingga menambah tekanan terhadap harga energi.
Selain itu, kebijakan sementara Amerika Serikat yang mengizinkan pembelian minyak Iran yang sudah dimuat sebelumnya diperkirakan akan menambah ketersediaan pasokan di pasar. Mencerminkan perubahan sentimen tersebut, spread terdekat minyak Brent berbalik ke kondisi contango, sebuah sinyal yang menunjukkan pasar mulai melihat pasokan lebih longgar dibandingkan beberapa pekan terakhir.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak WTI pada timeframe 30 menit masih bergerak dalam tren bearish setelah gagal mempertahankan area resistance dan membentuk struktur lower high. Saat ini harga berupaya melakukan rebound terbatas dari area 69,20, namun tekanan jual tetap kuat selama pergerakan berada di bawah zona supply dan level Fibonacci Golden Ratio di sekitar 69,64. Kondisi ini menunjukkan bahwa kenaikan yang terjadi masih berpotensi menjadi koreksi sementara sebelum tren utama berlanjut.
Secara teknikal, area 69,64 – 70,07 menjadi hambatan penting yang perlu ditembus untuk mengubah sentimen jangka pendek menjadi lebih positif. Selama harga tetap berada di bawah zona tersebut, peluang pelemahan menuju target 68,63 masih terbuka, dengan target lanjutan di sekitar 68,24. Para pelaku pasar perlu mencermati reaksi harga di area resistance karena penolakan dari level tersebut dapat memperkuat dominasi seller dalam perdagangan berikutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.