HomeMarket NewsEmas Berusaha Bangkit, Tekanan Kian Membesar

Harga emas turun di bawah level US$4.000 per ounce pada Jumat (26/06) dan berada di jalur penurunan lebih dari 5% sepanjang pekan. Tekanan utama datang dari ekspektasi bahwa Federal Reserve masih akan mempertahankan kebijakan moneter ketat, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

Sebelumnya, emas sempat menguat setelah data inflasi PCE Amerika Serikat dirilis sesuai perkiraan pasar. Kondisi tersebut melemahkan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah, sehingga memberikan ruang bagi harga emas untuk pulih. Namun, penguatan itu tidak bertahan lama karena pelaku pasar tetap meyakini peluang kenaikan suku bunga The Fed masih cukup besar.

Di sisi lain, harga minyak kembali turun ke level sebelum konflik setelah kemajuan pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran meredakan kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Berkurangnya risiko inflasi akibat pelemahan harga minyak turut menekan permintaan emas, sehingga logam mulia ini masih menghadapi tekanan dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga emas (XAU/USD) masih bergerak dalam tren turun, namun mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah memantul dari area support 3.959 – 3.992 yang bertepatan dengan zona demand dan level golden ratio Fibonacci. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang rebound tetap terbuka dengan target awal menuju 4.068, kemudian berpotensi menguji 4.097 sebagai area resistance terdekat.

Meski demikian, tekanan jual belum sepenuhnya mereda karena struktur pasar masih cenderung bearish. Jika harga gagal mempertahankan support 3.959, potensi penurunan diperkirakan kembali menguat dan membuka jalan menuju level yang lebih rendah. Oleh karena itu, pergerakan di sekitar zona demand akan menjadi penentu arah XAU/USD dalam jangka pendek.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze