Harga emas turun di bawah level $4.100 per troy ounce pada perdagangan Rabu (24/06) dan bergerak mendekati titik terendah dalam tujuh bulan terakhir. Tekanan muncul setelah pasar semakin yakin bahwa kebijakan moneter Amerika Serikat akan tetap ketat dalam beberapa waktu ke depan, sehingga mengurangi daya tarik aset tanpa imbal hasil seperti emas.
Dalam pertemuan kebijakan terbaru, Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan, namun sejumlah pejabat bank sentral menunjukkan dukungan yang lebih besar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga di masa mendatang. Ketua The Fed, Kevin Warsh, juga menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, yang memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan yang lebih hawkish.
Di sisi lain, kemajuan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran membantu meningkatkan arus pelayaran di Selat Hormuz, sehingga meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Kondisi ini menurunkan risiko inflasi dan mengurangi permintaan aset lindung nilai. Tekanan tambahan datang dari aksi jual di pasar saham teknologi AS, yang mendorong sebagian investor melepas kepemilikan emas guna menutupi kerugian pada portofolio lainnya.
OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, XAUUSD pada timeframe 30 menit masih bergerak dalam tren menurun setelah gagal mempertahankan area support penting di sekitar 4.069. Struktur harga yang membentuk lower high dan lower low menunjukkan dominasi tekanan jual masih kuat. Selama harga bertahan di bawah area resistensi 4.098–4.128, peluang terjadinya pemulihan yang lebih besar masih terbatas.
Dalam skenario jangka pendek, area 4.098 menjadi zona koreksi yang perlu diperhatikan sebelum potensi penurunan berlanjut. Jika tekanan bearish kembali meningkat, harga berpeluang menguji target pertama di kisaran 4.049 dan target berikutnya di area 4.023. Namun, apabila XAUUSD mampu menembus dan bertahan di atas 4.128, maka outlook bearish berisiko batal dan membuka peluang penguatan menuju area resistensi yang lebih tinggi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.