Harga minyak mentah turun mendekati level USD72 per barel pada perdagangan Rabu (24/06), seiring meredanya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan dari Timur Tengah. Pergerakan ini membawa harga semakin dekat ke posisi sebelum konflik regional memanas, didukung meningkatnya aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz.
Sentimen negatif bagi minyak muncul setelah semakin banyak kapal tanker kembali melintasi jalur strategis tersebut. Organisasi Maritim Internasional menyatakan telah menerima jaminan keamanan yang memungkinkan ratusan kapal keluar dari Teluk Persia. Di sisi lain, Badan Energi Internasional (IEA) melaporkan ekspor minyak Uni Emirat Arab pada awal Juni telah pulih hingga hampir 85% dari kondisi normal sebelum konflik.
Tekanan tambahan datang dari meningkatnya ekspektasi pasokan global. Amerika Serikat memberikan pengecualian selama 60 hari yang memungkinkan pembelian minyak dan produk olahan Iran oleh pembeli internasional, termasuk kilang AS. Sementara itu, Iran dan Oman mulai membahas kerangka kerja bersama untuk pengelolaan lalu lintas Selat Hormuz, termasuk kemungkinan penerapan biaya transit yang berpotensi menjadi perhatian baru bagi pelaku pasar energi.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga USOIL pada grafik 1 jam menunjukkan upaya pemulihan setelah menyentuh area support di sekitar 71.93. Namun, pergerakan masih berada di bawah garis tren turun, menandakan dominasi tekanan jual belum sepenuhnya berakhir. Selama harga gagal menembus area resistance 73.35 hingga 74.23, peluang kenaikan diperkirakan masih terbatas dan berisiko memicu aksi ambil untung kembali.
Secara teknikal, area Golden Ratio 61,8% di sekitar 73.35 menjadi zona penting yang perlu diperhatikan. Jika harga tertahan di level tersebut, USOIL berpotensi melanjutkan pelemahan menuju target pertama di 71.30, kemudian membuka peluang penurunan lebih lanjut ke area 70.50. Sebaliknya, penembusan kuat di atas 74.23 akan membatalkan skenario bearish dan memberi sinyal perubahan momentum jangka pendek ke arah yang lebih positif.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.