HomeMarket NewsHarga Emas Melejit Saat AS dan Iran Dekati Kesepakatan Hormuz

Harga emas kembali menguat dan diperdagangkan di atas 4.550 dolar AS per ounce pada Selasa (26/05) setelah mencatat kenaikan sekitar 1% pada sesi sebelumnya. Penguatan ini dipicu oleh kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan yang berpotensi mengakhiri konflik sekaligus membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz. Optimisme pasar meningkat karena pembicaraan kedua negara dinilai menunjukkan perkembangan positif.

Negosiasi antara Washington dan Teheran disebut berfokus pada perpanjangan gencatan senjata selama kurang lebih dua bulan. Dalam skema tersebut, Amerika Serikat dikabarkan akan melonggarkan blokade, sementara Iran membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz. Meski demikian, proses menuju kesepakatan penuh masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait program nuklir Iran dan keinginan Teheran mempertahankan kendali atas lalu lintas maritim di kawasan penting tersebut.

Di sisi lain, harga minyak dunia mengalami penurunan tajam sehingga membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi global. Kondisi ini juga mengurangi tekanan terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan oleh bank sentral. Walaupun emas sempat rebound, nilainya masih melemah sekitar 13% sejak konflik dimulai karena investor sebelumnya khawatir krisis energi dapat memicu inflasi berkepanjangan dan kebijakan moneter yang lebih ketat.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga emas XAUUSD pada timeframe satu jam terlihat mengalami tekanan jual setelah gagal menembus area resistance di kisaran 4.581. Pergerakan bearish muncul usai terbentuk struktur Change of Character (CHoCH) yang menandakan momentum buyer mulai melemah. Saat ini harga bergerak mendekati area Fibonacci 50% di sekitar 4.536, yang menjadi zona penting untuk menentukan arah berikutnya. Jika tekanan jual berlanjut, market berpotensi turun menuju demand zone kuat di area 4.514 hingga 4.491.

Meski demikian, peluang rebound masih terbuka apabila emas mampu bertahan di atas support tersebut. Area demand zone menjadi titik krusial yang berpotensi memicu pantulan harga menuju target resistance 4.581 hingga 4.606. Sentimen bullish dapat kembali menguat apabila buyer berhasil mengambil alih momentum dan mendorong breakout ke atas resistance terdekat. Trader disarankan tetap memperhatikan konfirmasi candle serta manajemen risiko karena volatilitas emas masih cukup tinggi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze