HomeMarket NewsMinyak WTI Tergelincir di Tengah Manuver Politik dan Harapan Damai Timur Tengah

Harga minyak mentah WTI turun ke kisaran $101 per barel pada awal pekan (04/05), melanjutkan pelemahan untuk sesi ketiga berturut-turut. Penurunan ini dipicu pernyataan Donald Trump yang menyebut Washington akan membantu membebaskan kapal-kapal kargo yang terjebak di Selat Hormuz. Langkah tersebut memicu optimisme pasar bahwa gangguan distribusi energi global bisa segera mereda.

Program yang dinamakan “Project Freedom” dirancang untuk membantu kapal sipil dari negara non-konflik keluar dari jalur pelayaran strategis tersebut agar aktivitas perdagangan kembali normal. Implementasi yang dimulai hari ini memberikan sinyal konkret bahwa Amerika Serikat berupaya menstabilkan arus logistik global. Di sisi lain, Iran juga dikabarkan tengah meninjau respons terbaru Washington terhadap proposal diplomatiknya, membuka peluang tercapainya solusi damai.

Sepanjang tahun ini, harga minyak melonjak tajam akibat konflik di Timur Tengah dan terganggunya akses Selat Hormuz yang menjadi jalur vital energi dunia. Namun, sentimen mulai berubah seiring harapan negosiasi dan intervensi logistik. Sementara itu, OPEC+ memutuskan menaikkan kuota produksi secara simbolis pada Juni, menunjukkan pendekatan stabil meski ada dinamika internal setelah keluarnya Uni Emirat Arab dari aliansi.

OPINI ANALIS TRAZE

Analisa teknikal WTI Crude Oil menunjukkan harga masih bergerak dalam tekanan setelah gagal bertahan di area resistance kunci. Terlihat adanya struktur penurunan dengan pola lower high, sementara zona “Golden Ratio” di sekitar 100.70 menjadi area krusial yang kini diuji ulang. Selama harga tertahan di bawah level tersebut, bias jangka pendek cenderung bearish, didukung oleh momentum koreksi yang belum sepenuhnya mereda.

Jika penolakan kembali terjadi di area resistance, potensi penurunan dapat berlanjut menuju target pertama di kisaran 96.50, bahkan membuka peluang lanjutan ke area 94.70 sebagai support berikutnya. Sebaliknya, skenario akan berubah apabila harga mampu menembus dan bertahan di atas 103.30, yang menandakan invalidasi tekanan jual dan peluang pembalikan arah. Pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh reaksi harga di zona kunci tersebut.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze