Harga emas tetap stabil di atas $4.600 per ounce pada awal pekan (04/05), didorong oleh perhatian investor terhadap rencana Presiden Donald Trump yang akan mengawal kapal melalui Selat Hormuz. Langkah ini bertujuan membantu kapal sipil dari negara non-blok keluar dari jalur perairan yang rawan konflik dan kembali beroperasi normal. Di saat yang sama, sinyal positif dari perkembangan pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran turut menjaga sentimen pasar tetap kondusif.
Optimisme meningkat setelah Iran mengonfirmasi tengah meninjau respons terbaru Washington terhadap proposal perdamaian yang diajukan. Meski konflik Timur Tengah telah memasuki pekan kesepuluh dan memicu lonjakan harga energi, harapan terhadap solusi diplomatik mulai meredakan kekhawatiran global. Namun demikian, tekanan inflasi akibat kenaikan biaya energi masih menjadi perhatian utama bagi pelaku pasar.
Kondisi tersebut memunculkan spekulasi bahwa bank sentral kemungkinan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau bahkan kembali mengetatkan kebijakan moneter. Di tengah dinamika ini, emas masih tercatat turun sekitar 12% sejak konflik dimulai. Meski begitu, data dari World Gold Council menunjukkan adanya peningkatan cadangan emas oleh bank sentral pada kuartal pertama, yang menjadi sinyal kuat bahwa permintaan jangka panjang terhadap aset lindung nilai ini tetap solid.
OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan XAUUSD pada timeframe 1 jam terlihat sedang mengalami fase koreksi setelah sebelumnya membentuk kenaikan kuat. Area sekitar 4.590 menjadi zona beli yang cukup krusial, didukung oleh retracement Fibonacci di kisaran 61,8% yang sering berfungsi sebagai titik pantul. Reaksi harga di area ini menunjukkan adanya potensi penahanan tekanan jual, meskipun momentum bearish jangka pendek masih terlihat dari terbentuknya candle merah terakhir.
Selama harga mampu bertahan di atas area support 4.560, peluang rebound menuju target 4.660 hingga 4.688 tetap terbuka. Namun, jika tekanan jual berlanjut dan menembus batas invalidasi tersebut, maka struktur bullish berisiko melemah dan membuka ruang penurunan lebih dalam. Oleh karena itu, konfirmasi pergerakan harga di zona kunci menjadi faktor penting sebelum mengambil keputusan, dengan tetap memperhatikan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang tinggi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.