Harga minyak mentah WTI bertahan di kisaran $105 per barel pada Selasa (05/05) setelah melonjak lebih dari 4% pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang kembali mengguncang pasar energi global. Investor kini mencermati perkembangan situasi karena konflik tersebut berpotensi mengganggu pasokan minyak dan mendorong harga tetap tinggi.
Ketegangan memuncak setelah terjadi aksi saling serang antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi dunia. Pasukan AS dilaporkan berhasil mengamankan kapal komersial dari serangan drone dan kapal kecil, sementara Uni Emirat Arab mengonfirmasi keberhasilan mencegat rudal serta insiden kebakaran di terminal minyak Fujairah. Kondisi ini memperburuk kekhawatiran atas keamanan jalur logistik minyak internasional.
Situasi yang belum stabil menimbulkan keraguan terhadap keberlanjutan gencatan senjata yang telah berlangsung beberapa minggu. Meskipun ada rencana untuk membuka kembali jalur pelayaran, pelaku industri tetap berhati-hati menghadapi risiko yang tinggi. Pasar pun bersikap waspada terhadap potensi lonjakan harga energi lebih lanjut, terutama jika kesepakatan antara AS dan Iran belum tercapai dalam waktu dekat.
OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan USOIL pada timeframe 1 jam menunjukkan tanda pelemahan setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan di area resistance sekitar 103.700. Terlihat adanya pola equal high (EQH) yang diikuti penolakan harga, mengindikasikan tekanan jual mulai mendominasi. Struktur pasar kini cenderung membentuk lower high, memperkuat sinyal potensi koreksi lanjutan dalam jangka pendek.
Selama harga tetap berada di bawah zona sell, peluang penurunan menuju target di kisaran 100.200 hingga 99.200 masih terbuka. Area tersebut menjadi support berikutnya yang berpotensi menjadi titik reaksi pasar. Namun, jika harga mampu menembus dan bertahan di atas resistance, skenario bearish akan melemah dan membuka peluang pembalikan arah. Konfirmasi pergerakan di area kunci menjadi faktor penting sebelum menentukan langkah trading selanjutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.