HomeMarket NewsEmas Terguncang di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah dan Ancaman Inflasi Global

Harga emas bertahan di kisaran tinggi mendekati $4.500 per ons pada hari Selasa (05/05), setelah sebelumnya terkoreksi hampir 2%. Penurunan ini dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga energi sekaligus memperbesar kekhawatiran inflasi global. Kondisi tersebut membuat pasar keuangan kembali bergejolak karena investor mempertimbangkan dampak lanjutan terhadap stabilitas ekonomi dunia.

Situasi semakin memanas setelah laporan mengenai serangan yang melibatkan Iran di kawasan strategis jalur perdagangan minyak. Insiden di Selat Hormuz, termasuk gangguan terhadap kapal berbendera Amerika Serikat serta serangan drone di wilayah Uni Emirat Arab, memperburuk sentimen pasar. Upaya pemulihan jalur pelayaran memang telah direncanakan, namun pelaku industri masih berhati-hati karena risiko keamanan yang belum mereda.

Ketegangan ini juga menimbulkan kekhawatiran bahwa gencatan senjata yang sebelumnya berlangsung selama empat minggu dapat berakhir. Lonjakan harga minyak dan imbal hasil obligasi global mencerminkan ekspektasi bahwa bank sentral mungkin perlu menaikkan suku bunga untuk menahan inflasi. Di tengah tekanan tersebut, harga emas tercatat turun hampir 15% sejak konflik dimulai pada akhir Februari, menunjukkan dinamika kompleks antara aset lindung nilai dan kondisi ekonomi global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe 1 jam menunjukkan tekanan turun yang mulai mereda setelah harga menyentuh area support kuat di sekitar 4.500. Terlihat adanya pola perubahan karakter (ChoCh) yang mengindikasikan potensi pembalikan arah jangka pendek. Harga kini bergerak dalam fase konsolidasi di dalam zona buy, dengan struktur higher low mulai terbentuk sebagai sinyal awal kekuatan buyer kembali masuk ke pasar.

Selama harga mampu bertahan di atas area support tersebut, peluang kenaikan menuju resistance terdekat di kisaran 4.559 hingga 4.575 tetap terbuka. Namun, jika terjadi penembusan ke bawah level 4.500, skenario bullish akan gugur dan tekanan jual berpotensi berlanjut lebih dalam. Dengan kondisi saat ini, strategi terbaik adalah menunggu konfirmasi lanjutan dari breakout atau reaksi harga di area kunci sebelum mengambil keputusan trading.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze