Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melanjutkan penguatan dan diperdagangkan di sekitar US$90,70 per barel pada sesi Asia, Kamis (11/06). Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat melancarkan serangan militer terhadap Iran selama dua hari berturut-turut. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global yang dapat berlangsung lebih lama.
Ketegangan semakin meningkat setelah Presiden Donald Trump memperingatkan Iran akan menghadapi serangan yang lebih besar jika kesepakatan damai sementara tidak segera tercapai. Sementara itu, Teheran menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan eksternal. Situasi memanas setelah insiden penembakan helikopter AS yang memicu serangan balasan Washington dan respons Iran terhadap sejumlah fasilitas militer Amerika di kawasan Timur Tengah.
Di tengah ketidakpastian tersebut, pasar juga mendapat dukungan dari penurunan tajam persediaan minyak mentah AS. Data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan stok minyak berkurang 7,2 juta barel dalam sepekan, jauh di atas perkiraan pasar. Kombinasi risiko geopolitik dan menyusutnya cadangan energi membuat pelaku pasar semakin waspada terhadap potensi lonjakan harga minyak dalam beberapa waktu mendatang.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak WTI pada timeframe 30 menit masih mempertahankan struktur bullish meskipun sedang mengalami koreksi jangka pendek. Pergerakan saat ini terlihat menguji area Fibonacci Golden Ratio 61,8% di sekitar 88,32 yang berperan sebagai zona support penting. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang pembeli kembali menguasai pasar tetap terbuka dengan indikasi tren naik yang masih valid.
Apabila pantulan dari zona support berhasil terbentuk, target kenaikan pertama berada di area 91,90 sebelum berpotensi melanjutkan penguatan menuju 93,47 yang menjadi resistance utama. Sementara itu, level 86,11 menjadi batas invalidasi skenario bullish. Penembusan di bawah area tersebut dapat memicu tekanan jual lebih dalam dan mengubah arah pergerakan menjadi lebih bearish dalam jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.