HomeMarket NewsEmas Bertahan Meski Timur Tengah Kian Memanas

Harga emas bergerak stabil di kisaran US$4.100 per ons pada Kamis (11/06) setelah militer Amerika Serikat mengumumkan selesainya serangan terbaru terhadap Iran. Perkembangan ini memunculkan harapan bahwa jalur diplomasi dapat kembali dibuka sehingga ketegangan geopolitik mereda. Sentimen tersebut membantu menahan kenaikan permintaan aset lindung nilai secara berlebihan.

Sebelumnya, Washington melancarkan serangan baru setelah Presiden Donald Trump menuduh Teheran menunda pembahasan terkait kesepakatan perdamaian sementara. Di sisi lain, Iran dilaporkan membalas dengan menargetkan kapal-kapal AS di Selat Hormuz. Meski demikian, logam mulia masih berada di dekat level terendah dalam tujuh bulan karena gangguan berkepanjangan pada jalur energi kawasan Teluk Persia meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan harga global.

Dari sisi ekonomi, inflasi Amerika Serikat pada Mei naik ke laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun, terutama akibat lonjakan biaya energi. Namun, data tersebut masih sesuai dengan perkiraan pasar sehingga pelaku investasi sedikit mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral tahun ini. Walau begitu, peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve sebesar 0,25% pada Desember masih menjadi skenario utama yang diperhitungkan pasar.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAU/USD pada timeframe 30 menit menunjukkan sinyal pemulihan setelah harga berhasil bertahan di area support Fibonacci 61,8% atau Golden Ratio di sekitar 4.060. Reaksi beli yang muncul dari zona tersebut mengindikasikan minat pasar masih cukup kuat untuk mendorong kenaikan lanjutan. Selama harga mampu bertahan di atas level ini, momentum rebound berpotensi berlanjut menuju area resistance terdekat di 4.144, yang menjadi target awal pergerakan bullish.

Di sisi lain, target berikutnya berada pada kisaran 4.177 hingga 4.213 apabila tekanan beli semakin dominan. Struktur harga juga mulai membentuk kenaikan jangka pendek setelah mencetak titik terendah baru dan diikuti pantulan yang cukup agresif. Namun, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai area 4.023 sebagai batas invalidasi, karena penembusan level tersebut dapat membuka peluang koreksi yang lebih dalam dan membatalkan skenario penguatan emas dalam waktu dekat.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze